Ntvnews.id, Jakarta - Kepolisian Resor Metro Jakarta Selatan berencana memanggil mantan Ketua Pengurus Yayasan Sekolah Swasta berinisial IWD untuk dimintai keterangan terkait penemuan 995 pucuk senjata api, VCD porno, dan narkoba di sebuah sekolah di kawasan Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.
Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKP Joko Adi Wibowo mengatakan pemeriksaan terhadap pihak yang berkaitan dengan pengurus yayasan sebelumnya menjadi bagian dari pendalaman penyelidikan atas temuan tersebut.
"Dugaannya seperti itu, dan tentunya akan kami undang yang kaitan, yang disebutkan yayasan, ada kaitannya dengan pengurus lama, itu menjadi poin dalam pemeriksaan nanti," kata Joko kepada wartawan di Polres Metro Jakarta Selatan, Jumat, 7 Juli 2026.
Menurut Joko, polisi juga telah meminta keterangan dari seorang saksi untuk mengetahui lebih lanjut asal-usul dan keberadaan senjata yang ditemukan di lokasi. Saksi dari pihak yayasan tersebut dijadwalkan menjalani pemeriksaan pada hari ini.
Baca Juga: Profil AKBP Purn Untung Sangaji, Kini Ungkap 995 Senjata di Sekolah
"Sudah ada saksi, dan dijadwalkan hari ini juga ada pemeriksaan. Tentunya, dari keterangan saksi, akan berkembang ke arah mana yang harus kita dalami terkait senjata-senjata ini," ujar Joko.
Sebelumnya, Polres Metro Jakarta Selatan menyampaikan bahwa petugas menemukan ratusan airsoft gun, beberapa senapan angin, satu senjata api, serta sejumlah barang lainnya di sebuah gudang milik yayasan sekolah yang berada di kawasan Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.
Pada 10 Juli 2026, personel piket Reskrim bersama Unit Identifikasi Polres Metro Jakarta Selatan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) setelah mendapat informasi mengenai dugaan penemuan senjata di sekolah swasta tersebut.
Dalam proses olah TKP itu, polisi mendapati 995 unit airsoft gun. Barang tersebut terdiri atas 776 unit revolver airsoft gun dan 215 unit pistol airsoft gun. Petugas juga menemukan empat pucuk senapan angin, satu pucuk senjata api merek Francispa, serta empat laras senjata panjang pabrikan.
Baca Juga: Yayasan Bantah Ada Ekskul Menembak Terkait Temuan 995 Senjata di Sekolah
Polisi kemudian mengamankan seluruh senjata api beserta empat laras senjata panjang ke Unit Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan. Sementara itu, sebanyak 995 pucuk airsoft gun dititipkan di Gudang Penyimpanan Benda Sitaan Negara (Wasendak) Polda Metro Jaya.
Penyelidikan masih berlanjut. Pada Rabu, 5 Agustus 2026, polisi kembali menemukan tiga pucuk airsoft gun yang masing-masing berjenis FN90, AK-47 dan M4 Carbine.
Selain senjata, petugas juga menemukan dua linting yang diduga berisi narkotika jenis ganja serta satu paket yang diduga sabu.
Barang bukti yang diduga berkaitan dengan narkotika tersebut selanjutnya ditangani oleh Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Selatan untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.
(Sumber: Antara)
Sekolah di kawasan Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, yang menjadi lokasi temuan 995 pucuk senjata, amunisi, aksesori senjata, alat pembuat peluru, VCD porno, serta barang yang diduga narkotika jenis sabu dan ganja (Antara)