Ntvnews.id, Brussel - Belgia akan mengirimkan pasukan militernya ke Greenland sebagai bagian dari misi Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO). Pengerahan tersebut dilakukan untuk memperkuat keamanan kawasan di tengah berulangnya pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengenai keinginannya mencaplok wilayah otonom Denmark tersebut.
Dilansir dari Anadolu Agency, Sabtu, 9 Agustus 2026, sekitar 30 personel militer Belgia dijadwalkan tiba di Greenland pada awal September. Mereka akan bergabung dalam misi baru NATO bernama "Arctic Sentry" yang dibentuk untuk meningkatkan pengamanan di kawasan Arktik.
Pasukan yang diterjunkan berasal dari Brigade ke-1 yang bermarkas di Leopoldsburg, termasuk sejumlah personel dari Pasukan Khusus Belgia.
Misi "Arctic Sentry" ditujukan untuk memperkuat keberadaan NATO di wilayah Arktik, mencakup Greenland, Islandia, hingga Samudra Arktik. Langkah tersebut diambil ketika NATO menilai kawasan itu semakin memiliki arti strategis, terutama akibat meningkatnya kepentingan Rusia dan Tiongkok.
Dalam pelaksanaannya, personel Belgia akan menjalankan sejumlah kegiatan pencegahan sekaligus latihan militer. Kegiatan tersebut antara lain mencakup pengoperasian pesawat nirawak atau drone serta pengujian teknologi untuk menangkal ancaman drone.
Baca Juga: Uni Eropa Buka Suara Soal Ambisi Trump Ingin Caplok Greenland
Otoritas keamanan Belgia menilai kondisi geografis Greenland yang sangat luas menjadi lokasi yang sesuai untuk melakukan berbagai latihan tersebut.
Dalam misi ini, Belgia akan bekerja sama dengan Kanada, Denmark, Prancis, Finlandia, Belanda, Slovenia, dan Swedia untuk menjalankan operasi di kawasan Arktik.
VTM melaporkan bahwa keterlibatan negara-negara tersebut juga dimaksudkan untuk menyampaikan "pesan yang jelas" kepada Trump. Aliansi tersebut menegaskan bahwa mereka "mampu menjamin perlindungan Arktik dan pulau strategis itu sendiri."
Trump Unggahan Editan Greenland Jadi Wilayah AS (Istimewa)
Pengerahan pasukan Belgia dilakukan ketika ketegangan mengenai masa depan Greenland kembali meningkat. Trump sebelumnya kembali menyampaikan keinginannya untuk membeli pulau tersebut dan menilai penguasaan Greenland oleh Amerika Serikat sebagai kepentingan yang bersifat historis sekaligus strategis.
Keinginan Trump untuk menguasai Greenland telah berulang kali memicu perhatian negara-negara Eropa dan Denmark. Dengan keterlibatan Belgia dalam misi NATO tersebut, aliansi pertahanan itu memperlihatkan komitmennya untuk mempertahankan keamanan dan kepentingan strategis di kawasan Arktik.
Ilustrasi - Salah satu bagian wilayah Greenland (Antara)