Ntvnews.id, Jakarta -Ketua Dewan Pembina Forum Masyarakat Indonesia Emas (FORMAS), Hashim Djojohadikusumo, secara resmi mengukuhkan 20 organisasi kemasyarakatan (ormas) baru untuk bergabung dalam wadah FORMAS. Langkah ini ditujukan untuk memperkuat peran serta masyarakat sipil dalam mengawal dan mendukung pelaksanaan program-program pemerintah.
Prosesi pengukuhan 20 ormas tersebut dilangsungkan di Aula Universitas Podomoro, Jakarta, Jumat (7/8/2026) malam, bertepatan dengan peringatan HUT ke-2 FORMAS. Bergabungnya puluhan ormas baru—termasuk Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI)—menjadikan total anggota yang bernaung di bawah FORMAS kini mencapai 103 organisasi.
Dikutip Sabtu (8/8/2026), Hashim menegaskan bahwa keberadaan FORMAS selaras dengan cita-cita para pendiri bangsa dalam mewujudkan kesejahteraan rakyat serta menjaga keberlangsungan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
"Itu juga yang tertanam di jiwa Prabowo agar rakyat sejahtera dan Indonesia abadi. Ia sedih melihat masih ada yang belum sejahtera dan program MBG lahir dari keprihatinan supaya rakyatnya sehat," ujar Hashim.
Sejalan dengan hal itu, Ketua Dewan Pakar FORMAS, Serian Wijatno, mengutarakan bahwa konsolidasi besar-besaran ini merupakan pijakan nyata ormas untuk saling bergotong-royong mengawal program pembangunan nasional. Ia menekankan bahwa ormas di dalam FORMAS tidak boleh sekadar menjadi penonton, melainkan harus aktif memberikan sumbangsih pemikiran konstruktif serta menjaga persatuan.
"Ini sebagai langkah nyata ormas untuk bergotong royong mendukung dan mengawal program-program pembangunan yang dijalankan pemerintah. Sekaligus menjawab tantangan yang dihadapi Indonesia saat ini," jelas Serian.
Senada dengan Serian, Ketua Umum FORMAS Yohanes Handojo Budhisedjati mengutarakan bahwa ekspansi keanggotaan ini kian memantik semangat perjuangan organisasi dalam memastikan kebijakan strategis pemerintah Presiden Prabowo Subianto benar-benar berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.
"Dengan bertambahnya ormas ini menambah semangat perjuangan kami untuk mendukung dan mengawal seluruh program pemerintah. FORMAS hadir untuk membantu mewujudkan program-program kerakyatan," kata Handojo.
Adapun Menteri Agama Nasaruddin Umar turut memberikan catatan bahwa ambisi menuju Indonesia Emas 2045 tidak cukup hanya ditopang oleh pertumbuhan ekonomi, kemajuan teknologi, dan bonus demografi semata. Menurutnya, pembangunan nasional juga menuntut fondasi spiritual yang kokoh demi menjaga persatuan bangsa di tengah tantangan global.
(Sumber: Antara)
Ketua Dewan Pembina Forum Masyarakat Indonesia Emas (FORMAS) Hashim Djojohadikusumo (kanan) bersama Menteri Agama Nasaruddin Umar (tengah) dan Ketua Dewan Pakar FORMAS Serian Wijatno dalam pengukuhan 20 organisasi kemasyarakatan (ormas)di Jakarta, Jumat (7/8/2026). (Antara)