Rano Karno Tinjau Gedung Bapenda Pascakebakaran

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 9 Agu 2026, 18:25
thumbnail-author
Adiansyah
Penulis
thumbnail-author
Ramses Manurung
Editor
Bagikan
Rano Karno Tinjau Gedung Bapenda Pascakebakaran Rano Karno Tinjau Gedung Bapenda Pascakebakaran (Pemprov DKI)

NTVNews.id, Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno meninjau langsung Gedung Dinas Teknis Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta di Jalan Abdul Muis, Jakarta Pusat, yang mengalami kebakaran.

Peninjauan dilakukan pada Minggu, 9 Agustus 2026 untuk memastikan kondisi gedung sekaligus mengecek keberlangsungan pelayanan publik, khususnya layanan perpajakan, setelah insiden kebakaran.

Rano memastikan kebakaran tidak menghentikan pelayanan perpajakan di Jakarta. Menurutnya, sistem pencadangan digital yang dimiliki Pemprov DKI membuat data perpajakan tetap aman dan dapat digunakan.

"Layanan perpajakan tetap berjalan karena data perpajakan DKI Jakarta telah memiliki sistem pencadangan digital. Untuk memastikan kondisi gedung tetap aman, dua unit mobil pemadam dengan 10 personel tetap disiagakan di lokasi," katanya.

Dampak kebakaran tersebut membuat sekitar 1.000 aparatur sipil negara (ASN) dari sejumlah instansi harus menyesuaikan pola kerja.

ASN yang terdampak berasal dari Bapenda, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia, Dinas Perhubungan, Badan Pengelolaan Aset Daerah, serta Bank Jakarta. Untuk sementara, mereka bekerja dengan sistem bergantian melalui skema work from home (WFH) maupun bekerja dari kantor pemerintahan lain yang masih dapat digunakan.

Kebijakan tersebut diterapkan sembari Pemprov DKI memastikan keamanan gedung dan menyiapkan langkah pemulihan aktivitas pemerintahan.

Gedung Bapenda DKI Kebakaran <b>(Pemprov DKI)</b> Gedung Bapenda DKI Kebakaran (Pemprov DKI)

Kebakaran juga berdampak terhadap ruang pengendalian lalu lintas milik Dinas Perhubungan DKI Jakarta yang berada di lantai 16. Akibatnya, dashboard CCTV dan Command Center Dishub akan dipindahkan sementara ke Pusat Data dan Informasi di kawasan MT Haryono.

Pemindahan ini dilakukan agar fungsi pemantauan dan pengendalian lalu lintas di Jakarta tetap dapat berjalan selama proses pemulihan gedung.

Sementara itu, pengaturan lalu lintas di sejumlah lokasi strategis dilakukan secara manual. Petugas Dishub akan ditempatkan di simpang-simpang prioritas yang berpotensi mengalami kepadatan.

"Keselamatan penghuni gedung menjadi prioritas utama. Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut," ujarnya.

Dalam peristiwa kebakaran tersebut, satu orang yang sempat berada di lantai 15 berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat. Orang tersebut kemudian dibawa ke Rumah Sakit Tarakan, Jakarta Pusat, untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan medis. Tidak ada korban jiwa yang dilaporkan dalam kebakaran Gedung Dinas Teknis Bapenda DKI Jakarta tersebut.

"Penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan dan berdasarkan informasi awal dari pengelola gedung, titik api diduga berasal dari lantai 11 dan kemudian berdampak hingga lantai 16. Garis polisi telah dipasang di lokasi, serta proses penyelidikan selanjutnya dilakukan oleh Polda Metro Jaya untuk memastikan penyebab kebakaran," pungkas Rano Karno.

HIGHLIGHT

x|close