Atasi Karhutla di Musim El Nino, Prabowo Instruksikan Penanganan Maksimal

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 10 Agu 2026, 20:52
thumbnail-author
Naila Fadhilah
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
​Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyampaikan keterangan pers kepada awak media di Gedung Nusantara III DPR/MPR RI, Jakarta, Senin (10/8/2026). ​Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyampaikan keterangan pers kepada awak media di Gedung Nusantara III DPR/MPR RI, Jakarta, Senin (10/8/2026). (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Di tengah meningkatnya risiko kebakaran akibat fenomena penguatan El Nino dan kondisi cuaca yang kian kering, Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan seluruh jajaran terkait untuk menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) secara maksimal dan terkoordinasi. Arahan tegas tersebut disampaikan untuk mengantisipasi eskalasi serta meluasnya titik api di berbagai wilayah Indonesia.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengungkapkan bahwa pemantauan ketat terus dilakukan mengingat dampaknya yang kian mengkhawatirkan.

"Masa El Nino ini, masih banyak terjadi karhutla-karhutla di sebagian wilayah Indonesia. Beberapa yang sangat banyak jumlah titik api adalah di Kalimantan Barat dan di Kalimantan Tengah, dan yang cukup besar terjadi di Jawa Timur, di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru," katanya di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin, 10 Agustus 2026.

Pemerintah menaruh perhatian serius terhadap insiden kebakaran di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS). Guna mempercepat pemadaman sekaligus memutus potensi sebaran api ke area lain, koordinasi intensif terus digalang bersama Pemerintah Provinsi Jawa Timur, TNI, Polri, Kementerian Kehutanan, hingga pengelola taman nasional.

Baca juga: Bahaya El Nino Mengintai! PBB Peringatkan 49 Juta Jiwa Terancam Krisis Pangan

Selain memaksimalkan pemadaman di jalur darat, pemerintah berkoordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) untuk mengkaji peluang Operasi Modifikasi Cuaca (OMC). Kendati demikian, skema hujan buatan ini bergantung pada kondisi atmosfer lokal sehingga tidak bisa diterapkan secara serentak di seluruh lokasi terdampak.

Sebagai penunjang penanganan area yang sulit dijangkau, armada pemadaman udara telah disiagakan secara penuh.

"Semua dimonitor, kemudian peralatan-peralatan termasuk water bombing, helikopter, dan pesawat-pesawat yang dapat membantu untuk mengatasi karhutla sesuai dengan petunjuk dan perintah Bapak Presiden tadi malam, hari ini semua kami koordinasikan," katanya.

Berdasarkan analisis BMKG, fenomena El Nino yang kian menguat selama musim kemarau berpotensi memicu kekeringan parah sekaligus mempertinggi kerentanan karhutla. Sejalan dengan langkah operasional tersebut, pemerintah mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan menghindari segala bentuk aktivitas yang berisiko memicu munculnya titik api selama periode cuaca kering ini.

Baca juga:Strategi Hujan Buatan Jadi Langkah Pemerintah Padamkan Karhutla

(Sumber: Antara)

HIGHLIGHT

x|close