Ntvnews.id, Kuala Lumpur - Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim menjalani tindakan operasi di sebuah rumah sakit pada Senin, 10 Agustus 2026.
Ketua tim medis yang merawat Anwar, Asri Ranga bin Abdullah Ramaiah, menyampaikan bahwa pemimpin Malaysia tersebut menjalani operasi untuk menangani hernia pada bagian perut.
"Perdana Menteri Yang Amat Berhormat, Dato' Seri Anwar Ibrahim, telah dengan aman menjalani prosedur operasi laparoskopi elektif untuk mengobati hernia perut (hernia para-umbilical)," kata dia dalam rilis resmi, dikutip dari Bernama, Selasa, 11 Agustus 2026.
Asri menjelaskan bahwa prosedur medis yang dijalani Anwar berlangsung tanpa kendala dan dilakukan di bawah pengawasan tim dokter spesialis.
"Dia kini menjalani perawatan fisioterapi dan berada di bawah pengawasan tim ahli medis untuk memastikan proses pemulihan berjalan dengan baik," imbuh dia.
Baca Juga: AS Panggil Dubes Malaysia Usai PM Anwar Ibrahim Usir Warga Israel
Sebelumnya, Kantor Perdana Menteri Malaysia mengumumkan bahwa Anwar harus menjalani perawatan di rumah sakit pada Senin. Ketika pengumuman tersebut disampaikan, Anwar sedang menjalani serangkaian pemeriksaan serta prosedur medis yang ditangani dokter spesialis.
"Beliau diperkirakan akan tetap berada dalam pemantauan selama dua hari," demikian pernyataan Kantor PM Malaysia.
Kantor PM Malaysia juga mengajak masyarakat untuk mendoakan kondisi Anwar agar tetap sehat dan selamat selama menjalani pemeriksaan serta prosedur medis.
Anwar menjalani perawatan di rumah sakit bertepatan dengan hari ulang tahunnya yang ke-79. Sebelum masuk rumah sakit, ia diketahui sempat bertemu dengan Raja Malaysia pada Sabtu dan kemudian menjalani pemeriksaan kesehatan.
Tangkapan layar - Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim memberikan pernyataan melalui video di Malaysia, Rabu (1/4/2026). Salah satu pernyataan Anwar adalah terkait kebijakan bekerja dari rumah bagi pegawai pemerintahan mulai 15 April 2025. (ANTARA/ (Antara)