Ntvnews.id, Jakarta - Gempa bumi bermagnitudo 7,4 mengguncang wilayah barat Kolombia pada Senin (10/8/2026). Guncangan kuat tersebut menyebabkan kerusakan parah di sejumlah wilayah, dengan sekitar 1.600 bangunan dilaporkan terdampak dan sedikitnya 61 bangunan di antaranya runtuh total.
Kerusakan terlihat di sejumlah kota yang terdampak gempa, termasuk Cali, Pereira, Quibdo, dan Manizales. Di beberapa lokasi, bangunan rumah, toko, hingga tempat ibadah mengalami kerusakan serius.
Di Cali, warga bersama petugas penyelamat masih menyisir reruntuhan bangunan untuk mencari korban yang kemungkinan masih terjebak. Pemerintah setempat melaporkan terdapat 380 bangunan yang mengalami kerusakan di wilayah tersebut, sementara sejumlah orang masih berada di dalam bangunan yang terdampak.
Kondisi tersebut membuat proses pencarian dan penyelamatan terus dilakukan di tengah puing-puing bangunan.
"Seluruh rumah saya terguncang. Saya belum pernah mengalami gempa sekuat ini," kata Jorge Moncayo, seorang sopir taksi berusia 64 tahun di Cali.
Kerusakan juga terlihat cukup parah di Pereira. Sejumlah toko, rumah, dan bangunan tempat tinggal dilaporkan roboh setelah diguncang gempa. Wali Kota Pereira Mauricio Salazar mengatakan sedikitnya 15 bangunan runtuh dan masih ada kekhawatiran mengenai kemungkinan adanya warga yang terjebak di bawah reruntuhan.
Baca Juga: Polda Jateng Bantu Amankan Makam Jelang Ekshumasi Sutrimo Eks Karumga Febrie
Sementara itu, di Manizales, salah satu bagian bangunan katedral bergaya neo-Gotik mengalami kerusakan. Salah satu menaranya runtuh dan jatuh ke bagian utama gereja.
Dampak gempa tidak hanya terlihat pada bangunan, tetapi juga mengganggu aktivitas transportasi di sejumlah wilayah. Penerbangan sementara dihentikan di bandara Manizales, Quibdo, Armenia, Cartago, Buenaventura, dan Pereira untuk memungkinkan pemeriksaan terhadap kondisi serta kerusakan fasilitas bandara.
Situasi di Choco masih sulit dipastikan karena wilayah tersebut terpencil dan sebagian besar hanya dapat dijangkau melalui jalur laut atau udara. Gangguan jaringan telepon juga dilaporkan terjadi di sejumlah wilayah, termasuk Quibdo.
Gempa tersebut juga menimbulkan korban jiwa dalam jumlah besar. Sedikitnya 111 orang meninggal dunia dan 87 lainnya mengalami luka-luka.
Korban tewas tersebar di sejumlah wilayah. Sedikitnya 40 orang meninggal di Risaralda, tempat Kota Pereira berada, sedangkan 27 korban lainnya tercatat di Valle del Cauca, termasuk tiga anak-anak. Sembilan korban meninggal di Choco, dua orang di Caldas, dan seorang pria berusia 73 tahun meninggal di Antioquia.
Sementara itu, lokasi kematian 32 korban lainnya belum segera diketahui. Menurut Survei Geologi Amerika Serikat (USGS), pusat gempa berada di San Jose del Palmar, komunitas berpenduduk sekitar 4.800 orang di wilayah Choco, sekitar 400 kilometer sebelah barat Bogota.
Layanan Geologi Kolombia menyebut gempa tersebut sebagai yang terkuat di negara itu pada abad ke-21. Setelah gempa utama, tercatat 21 gempa susulan dengan kekuatan lebih rendah.
Baca Juga: PM Malaysia Anwar Ibrahim Jalani Operasi Hernia di Rumah Sakit
Wilayah Pasifik Kolombia berada di kawasan Ring of Fire, jalur patahan seismik yang mengelilingi Samudra Pasifik dan menjadi lokasi sebagian besar gempa bumi dunia. Guncangan gempa juga dirasakan hingga negara tetangga, yakni Ekuador dan Panama.
Besarnya dampak bencana membuat pemerintah Kolombia menetapkan status darurat. Presiden Kolombia Abelardo de la Espriella menetapkan status tersebut untuk mempercepat pendanaan penanganan bencana dan menyatakan akan mengunjungi wilayah terdampak.
"Kami tidak akan meninggalkan masyarakat sendirian," kata de la Espriella.
Di tengah proses penanganan dan pencarian korban, bantuan dari sejumlah negara mulai disiapkan. Amerika Serikat mengumumkan bantuan sebesar 15,5 juta dollar AS atau sekitar Rp 275 miliar untuk menyediakan tempat tinggal darurat, makanan, dan kebutuhan penanganan gempa lainnya.
Sejumlah negara Amerika Latin juga menyatakan kesiapan membantu Kolombia. Presiden El Salvador Nayib Bukele dan Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum menawarkan bantuan berupa tim penyelamat, tenaga medis, paramedis, serta berbagai kebutuhan darurat.
Presiden Chile José Antonio Kast turut menyatakan bahwa negaranya siap membantu Kolombia menghadapi dampak gempa.
Gempa Kolombia (Aljazeera)