Ntvnews.id, Jakarta - TNI Angkatan Udara (TNI AU) tengah mengkaji sejumlah ruas jalan tol di Jawa Timur untuk dijadikan landasan alternatif pesawat dalam kondisi darurat ketika pangkalan udara tidak dapat digunakan.
Kepala Dinas Penerangan TNI AU Marsekal Pertama TNI I Nyoman Suadnyana mengatakan salah satu ruas yang masuk dalam pertimbangan ialah Tol Probolinggo-Banyuwangi.
“Itu jadi salah satu rencana, tapi hingga saat ini masih ditinjau,” katanya dalam keterangannya di Jakarta, Selasa, 11 Agustus 2026.
Pembahasan mengenai rencana tersebut dilakukan dalam rapat yang dipimpin Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Udara Marsekal Madya TNI Tedi Rizalihadi di Markas Besar TNI AU, Cilangkap, Jakarta, Senin, 10 Agustus 2026.
Baca Juga: Spesifikasi M-346 Block 20, Jet Latih Tempur Baru TNI AU yang Dipesan dari Italia
Dalam rapat itu, TNI AU membahas berbagai kebutuhan teknis yang harus dipenuhi agar ruas jalan tol dapat digunakan sebagai landasan alternatif bagi pesawat TNI AU.
“Wakasau menekankan agar seluruh unsur yang terlibat melaksanakan persiapan secara cermat dengan tetap mengutamakan faktor keselamatan dan keamanan dalam setiap tahapan kegiatan,” kata Nyoman.
Penggunaan jalan tol sebagai landasan alternatif dipersiapkan untuk menjaga keberlangsungan operasi dalam situasi darurat, terutama ketika pangkalan udara tidak dapat difungsikan.
Kajian tersebut mencakup kesiapan teknis, keselamatan, dan keamanan. Aspek-aspek tersebut akan diperiksa sebelum suatu ruas jalan tol ditetapkan sebagai landasan alternatif.
Baca Juga: Kemhan Beli 12 Jet M-346 Block 20 dari Italia untuk Latihan Pilot TNI AU
Nyoman mengatakan Tol Probolinggo-Banyuwangi masih menjadi salah satu opsi yang dikaji. TNI AU belum menetapkan ruas tersebut sebagai lokasi yang akan digunakan.
TNI AU akan melanjutkan proses peninjauan dan persiapan teknis sebelum pemanfaatan jalan tol sebagai landasan alternatif pesawat dapat dilaksanakan.
(Sumber: Antara)
Foto udara - Jalan Tol Cimanggis-Cibitung.