Ntvnews.id, Jakarta - Kementerian Pertahanan (Kemhan) memberikan klarifikasi terkait beredarnya konten di media sosial yang mencatut nama Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin dalam pemberitaan mengenai perkara pengadaan satelit Kementerian Pertahanan.
Kemhan menegaskan, narasi yang beredar tersebut tidak sesuai dengan fakta persidangan dan dinilai menggiring persepsi publik seolah-olah Sjafrie Sjamsoeddin memiliki keterkaitan dengan perkara tersebut.
Melalui unggahan di akun Instagram resminya, Kemhan menjelaskan bahwa perkara yang diberitakan memang berkaitan dengan Kementerian Pertahanan. Namun, berdasarkan fakta persidangan, nama Sjafrie Sjamsoeddin tidak disebut dalam perkara tersebut.
Selain itu, Kemhan menyebut Sjafrie Sjamsoeddin juga tidak sedang menjabat di lingkungan Kementerian Pertahanan pada periode yang berkaitan dengan pokok perkara tersebut.
“Pencatutan nama tanpa dasar fakta merupakan bentuk manipulasi informasi yang mengubah konteks dan menggiring persepsi publik pada kesimpulan yang tidak sesuai dengan fakta,” demikian penjelasan Kemhan dalam unggahan di akun Instagram resminya, dikutip Rabu, 12 Agustus 2026.
Kemhan pun mengimbau masyarakat agar lebih cermat dalam memeriksa sumber maupun konteks sebuah pemberitaan. Masyarakat juga diminta tidak ikut menyebarluaskan informasi yang kebenarannya tidak dapat dipertanggungjawabkan.
View this post on Instagram
Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin dalam Rapat Kerja bersama Komisi I DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (11/3/2025). (Antara)