Detik-detik Seorang Kakek Meninggal saat Tadarus di Masjid

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 12 Agu 2026, 11:40
thumbnail-author
Adiansyah
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Kakek Meninggal Saat Tadarus di Masjid Kakek Meninggal Saat Tadarus di Masjid (Instagram @iney_eleven)

NTVNews.id, Semarang - Sebuah rekaman kamera CCTV yang memperlihatkan seorang kakek meninggal dunia saat sedang tadarus Al-Qur'an di masjid viral di media sosial. Pria tersebut diketahui bernama Djumari bin Amin, warga Semarang.

Djumari meninggal ketika tengah mengikuti tadarus bersama sejumlah jemaah di Masjid Nurul Huda, Ngaliyan, Semarang. Momen tersebut terekam kamera CCTV masjid dan kemudian dibagikan oleh putrinya, Iney Yeni Puradita, melalui media sosial.

Dilansir dari unggahan Instagram @iney_eleven pada Rabu, 12 Agustus 2026, terlihat kakek tersebut duduk bersama jemaah lainnya sambil membaca Al-Qur'an. Suasana tadarus berlangsung khusyuk hingga tiba-tiba tubuh Djumari terlihat telentang.

"Bismillahirrahmanirrahim. (Mohon maaf sebelumnya karena Video ini dikirim oleh DKM Masjid Nurul Huda dan tanpa diedit karena saya belum siap untuk berikan keterangan kejadiannya saat ini karena sejujurnya saya masih merasa cukup terpukul utk melihat rekaman cctv video ini," tulis keterangan, dikutip Rabu, 12 Agustus 2026. 

Pemilik akun juga menjelaskan bahwa keputusan membagikan rekaman CCTV tersebut bukan semata-mata untuk mempertontonkan detik-detik kepergian ayahnya kepada publik.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Iney Yeni Puradita (@iney_eleven)

Ia berharap video tersebut dapat menjadi pengingat bagi dirinya, keluarga, dan masyarakat agar senantiasa memperbanyak amal kebaikan serta mendekatkan diri kepada Allah SWT.

"Semoga video ini mengingatkan saya, keluarga, dan kita semua untuk terus belajar istiqamah dalam kebaikan, memperbanyak amal, dan menjalani hidup hanya untuk mencari ridha Allah," ungkapnya.

Ia juga memanjatkan doa agar seluruh amal ibadah sang ayah diterima dan dosa-dosanya diampuni oleh Allah SWT. Ia berharap kepergian Djumari menjadi akhir kehidupan yang baik atau husnul khatimah.

"Dan semoga ketika waktu kita tiba, Allah pun berkenan memanggil kita dalam keadaan husnul khatimah, sedang berada dalam ketaatan dan mengingat-Nya," tuturnya.

HIGHLIGHT

x|close