Ntvnews.id, Jakarta - Komisi III DPR RI hari ini menggelar uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test terhadap calon hakim agung serta calon hakim ad hoc Mahkamah Agung (MA).
Ketua Komisi Yudisial yang merupakan penanggung jawab seleksi, Abdul Chair Ramadhan, mengatakan pihaknya sudah melakukan sejumlah rangkaian seleksi sejak awal 2026. Saat ini, tersisa 11 calon hakim agung dan tiga hakim ad hoc untuk dimintai persetujuan dari Komisi III DPR.
"Oleh karenanya, kami berharap apa yang telah kami lakukan, mendapat suatu persetujuan dari Komisi III untuk tahap selanjutnya," ujar Chair saat rapat di Gedung DPR, Jakarta, Rabu, 12 Agustus 2026.
Sedangkan Ketua Panitia Seleksi (Pansel) Calon Hakim Agung, Andi Muhammad Asrun, menuturkan rangakaian proses seleksi telah dimulai sejak Maret 2026, dimulai dengan pandaftaran daring pada 26 Maret hingga 16 April.
Saat proses pendaftaran, terdapat 175 pendaftar calon Hakim Agung, 40 calon Hakim Ad Hoc HAM, dan 60 calon Hakim Ad Hoc Tipikor.
Proses itu dilanjut dengan seleksi administrasi, dengan hasil hanya 139 dari 175 pendaftar yang dinyatakan lolos untuk calon hakim agung; 20 dari 40 calon hakim ad hoc HAM, dan 60 calon hakim ad hoc tipikor.
Proses ketiga, dilanjut dengan seleksi kualitas pada 5-6 Mei, dan tes kesehatan dan kepribadian pada 3-5 Juni.
Berdasarkan seleksi kualitas, hanya 36 dari139 calon Hakim Agung yang dinyatakan lolos, 4 dari 20 calon Hakim Ad Hoc HAM, dan 2 dari 60 calon Hakim Ad Hoc Tipikor.
Sementara proses tes kesehatan dan kepribadian, jumlahnya kembali mengerucut menjadi 19 calon hakim agung, 2 calon hakim ad hoc HAM, dan 2 calon hakim ad hoc Tipikor.
Kemudian, proses dilanjut dengan tes wawancara terbuka pada 3-7 Agustus. Hasilnya, hanya 11 dari 19 calon hakim agung yang dinyatakan lolos, 2 calon hakim ad hoc HAM, dan 1 calon hakim ad hoc Tipikor.
Daftar itulah yang kemudian mengikuti seleksi tahap akhir lewat fit and proper test di Komisi III DPR. Berikut daftarnya:
Calon Hakim Agung Kamar Pidana
1. Syamsul Arief (Kepala Badan Strategi Kebijakan dan Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Peradilan Mahkamah Agung)
2. Sugiyanto (Sekretaris Mahkamah Agung)
3. Sudharmawatiningsih (Panitera Mahkamah Agung)
4. Dhifla Wiyani (Advokat pada Kantor DW & Partners)
Calon Hakim Agung Kamar Perdata
5. Sobandi (Kepala Badan Urusan Administrasi Mahkamah Agung)
6. Nurmaningsih (Notaris pada Kantor Nurmaningsih)
Calon Hakim Agung Kamar Agama
7. Musthofa (Panitera Muda Perdata Agama Mahkamah Agung)
8. Mamat Ruhimat (Hakim Tinggi Pengadilan Tinggi Agama Bandung)
Calon Hakim Agung Kamar Tata Usaha (Pajak)
9. Maftuh Effendi (Hakim Tinggi Pemilah Perkara pada Panitera Muda Perkara Tata Usaha Negara Mahkamah Agung)
10. Hari Sih Advianto (Hakim Pengadilan Pajak)
11. Yeheskiel Minggus (Dosen Fakultas Hukum Universitas Islam Sultan Agung Semarang
Calon Hakim Ad Hoc HAM pada Mahkamah Agung
1. Edwin Partogi Pasaribu (Advokat pada UHP Law Firm)
2. Roki Panjaitan (Purna Bakti Ketua Pengadilan Tinggi Tanjung Karang)
Calon Hakim Ad Hoc Tindak Pidana Korupsi pada Mahkamah Agung
1. Sudiyo (Hakim pada Pengadilan Militer I-04 Palembang.
Fit and proper test calon hakim agung dan calon hakim ad hoc Mahkamah Agung. (YouTube TVR Parlemen)