Jepang Protes Keras ke Korut karena Luncurkan Rudal Balistik

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 12 Agu 2026, 15:17
thumbnail-author
Jihan Dwicahya
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Ilustrasi bendera Jepang dan Korea Utara. Ilustrasi bendera Jepang dan Korea Utara. (Antara)

Ntvnews.idTokyo - Pemerintah Jepang menyampaikan protes keras kepada Korea Utara setelah negara tersebut meluncurkan rudal balistik yang diperkirakan menempuh jarak sekitar 690 kilometer sebelum jatuh di luar zona ekonomi eksklusif (ZEE) Jepang.

Menteri Pertahanan Jepang Shinjiro Koizumi menyampaikan protes tersebut melalui konferensi pers pada Rabu, 12 Agustus 2026.

"Sehubungan dengan peluncuran ini, Jepang mengajukan protes keras kepada Korea Utara melalui jalur diplomatik via kedutaannya di Beijing dan mengutuk dengan keras," kata Koizumi.

Koizumi menjelaskan Korea Utara setidaknya meluncurkan satu rudal balistik dari wilayah pantai timurnya ke arah timur pada Selasa, 11 Agustus 2026, sekitar pukul 20.59 GMT atau Rabu, 12 Agustus 2026, pukul 03.59 WIB.

Baca JugaKorea Utara Kembali Uji Rudal Balistik, Korsel Katar-ketir

Rudal tersebut mencapai ketinggian maksimum sekitar 90 kilometer dan memiliki jangkauan kurang lebih 690 kilometer. Koizumi memperkirakan rudal itu jatuh di Laut Jepang, tepatnya di luar wilayah ZEE Jepang.

"Belum ada laporan mengenai kerusakan pada pesawat terbang atau kapal," kata Koizumi.

Pemerintah Jepang masih melakukan analisis lebih lanjut mengenai peluncuran tersebut. Koizumi mengatakan pihaknya berkoordinasi secara intensif dengan Amerika Serikat dan Korea Selatan untuk mengidentifikasi detail terkait rudal yang diluncurkan Korut.

Baca JugaKorea Utara Luncurkan Sekitar 10 Rudal Balistik ke Laut Jepang

ZEE merupakan wilayah laut yang membentang hingga 200 mil laut dari garis dasar pantai. Di kawasan tersebut, negara yang bersangkutan memiliki hak untuk mengelola dan memanfaatkan sumber daya alam serta menerapkan ketentuan hukum tertentu.

Dalam wilayah ZEE, negara juga tetap memiliki kewajiban menghormati kebebasan navigasi dan penerbangan serta pemasangan kabel dan pipa bawah laut.

Jepang memiliki ZEE terbesar kedua di kawasan Asia Pasifik dan menempati posisi kedelapan secara global. Luas wilayah ZEE Jepang diperkirakan mencapai sekitar 4,47 juta kilometer persegi.

(Sumber: Antara)

HIGHLIGHT

x|close