Transformasi Warga Binaan: Sadar Bela Negara, Tangguh Berwirausaha

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 12 Agu 2026, 18:50
thumbnail-author
Naila Fadhilah
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Warga binaan mengikuti program pembinaan yang diselenggarakan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan sebagai bagian dari upaya membentuk karakter serta meningkatkan keterampilan dan kemandirian. Warga binaan mengikuti program pembinaan yang diselenggarakan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan sebagai bagian dari upaya membentuk karakter serta meningkatkan keterampilan dan kemandirian.


Ntvnews.id, Jakarta -Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) terus membangun paradigma baru pemasyarakatan. Dari yang semula sekadar tempat penghukuman, kini bertransformasi menjadi tempat pembinaan dan pemulihan bagi warga binaan.

Juru Bicara Ditjenpas Kemenimipas, Rika Aprianti, menjelaskan bahwa proses pemulihan warga binaan dilakukan melalui perpaduan pembinaan kepribadian untuk membentuk karakter serta pembinaan kemandirian untuk membekali keterampilan hidup dan kerja.

"Pembinaan kepribadian diarahkan untuk membentuk karakter dan integritas warga binaan melalui peningkatan kesadaran beragama, akhlak dan moral, kesadaran berbangsa dan bernegara, bela negara, kemampuan intelektual, kesadaran hukum, kemampuan beradaptasi dengan masyarakat, serta program deradikalisasi bagi yang membutuhkan," ujar Rika Aprianti dalam keterangannya, Rabu, 12 Agustus 2026. 

Sementara itu, untuk mencetak warga binaan yang tangguh berwirausaha, pembinaan kemandirian difokuskan pada pengembangan kompetensi dan keterampilan bernilai ekonomi. Langkah ini ditempuh melalui pelatihan kerja, pengembangan minat dan bakat, serta kegiatan produksi yang menghasilkan barang dan jasa.

Baca juga: Kemenimipas Telusuri Penjamin 320 WNA Kasus Judi Online Internasional

"Seperti yang saat ini terus digalakkan yaitu pemberdayaan warga binaan dalam sektor ketahanan pangan dan UMKM. Bahkan, sudah banyak mantan warga binaan yang sukses di masyarakat dan memberikan kontribusi positif dalam pembangunan ekonomi dan sosial di masyarakat," lanjutnya.

Melalui perpaduan pembinaan kepribadian dan kemandirian ini, pemasyarakatan menghadirkan proses pemulihan yang utuh: memulihkan cara berpikir, membangun karakter, mengembangkan keterampilan, dan menyiapkan masa depan.

Dengan demikian, tujuan akhir pemasyarakatan bukan sekadar mengakhiri masa pidana, melainkan mengembalikan warga binaan sebagai pribadi yang lebih aktif, produktif, dan mampu berkontribusi bagi keluarga, masyarakat, serta pembangunan bangsa.

Sebagai bagian dari apresiasi atas keberhasilan pembinaan, hak-hak bersyarat turut diberikan kepada warga binaan yang telah menjalankan program pembinaan dengan baik. Hak-hak tersebut antara lain mencakup pemberian remisi, pembebasan bersyarat, cuti bersyarat, cuti mengunjungi keluarga, serta asimilasi.

Baca juga: Kemenkop dan Kemenimipas Perkuat Koperasi untuk Warga Binaan

HIGHLIGHT

x|close