BGN Perkuat Sinergi dengan Pemda Kawal Pelaksanaan MBG di Daerah

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 14 Agu 2026, 06:00
thumbnail-author
Adiansyah
Penulis
thumbnail-author
Adiantoro
Editor
Bagikan
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan Kepala BGN Sudaryono Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan Kepala BGN Sudaryono (BGN)

NTVNews.id, Jakarta - Badan Gizi Nasional (BGN) terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah demi memastikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan optimal di seluruh wilayah Indonesia.

Kolaborasi lintas pemerintah dinilai menjadi kunci supaya pelaksanaan program dapat berlangsung efektif sekaligus mampu merespons berbagai persoalan yang muncul di lapangan.

Penguatan koordinasi tersebut menjadi salah satu agenda dalam Rapat Koordinasi Khusus BGN bersama Menteri Dalam Negeri dan kepala daerah se-Indonesia di Jakarta, Kamis, 13 Agustus 2026.

Kepala BGN Sudaryono mengatakan, keterlibatan pemerintah daerah sangat dibutuhkan karena pemda memiliki peran strategis dalam mendukung pelaksanaan MBG sesuai kondisi masing-masing wilayah.

"Sebagaimana disampaikan oleh Pak Menteri Dalam Negeri, hari ini kita melaksanakan rapat koordinasi antara BGN dengan kepala daerah di seluruh Indonesia," katanya.

Menurutnya, keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis tidak hanya bergantung pada BGN. Dukungan pemerintah daerah diperlukan untuk membantu menangani berbagai tantangan yang ditemukan selama program berjalan.

Koordinasi yang erat antara BGN dan pemda diharapkan dapat mempercepat penyelesaian persoalan sekaligus meningkatkan kualitas layanan MBG bagi masyarakat.

Kepala BGN Sudaryono <b>(BGN)</b> Kepala BGN Sudaryono (BGN)

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para kepala daerah yang selama ini aktif mendukung pelaksanaan program, termasuk melalui jajaran Dinas Kesehatan ketika muncul persoalan di lapangan.

"Kami menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap kepala daerah yang selama ini memang membersamai program MBG, baik itu membersamai untuk mendukung program itu terlaksana dengan baik, termasuk juga mohon maaf setiap ada terjadinya kecelakaan, keracunan," imbuhnya.

BGN menegaskan keterbukaan untuk membangun komunikasi dengan seluruh pihak yang berkaitan dengan pelaksanaan MBG. Selain pemerintah daerah, kolaborasi juga diperlukan bersama masyarakat dan orang tua siswa.

Sinergi tersebut diharapkan dapat menciptakan sistem pengawasan yang lebih kuat, sehingga setiap kendala dalam pelaksanaan program dapat segera diketahui dan ditindaklanjuti.

Sementara, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mendorong pemerintah daerah untuk memperkuat kolaborasi dengan BGN. Menurutnya, keterlibatan pemerintah daerah diperlukan dalam sejumlah aspek pelaksanaan MBG.

"Intinya adalah, dari BGN ini meminta kolaborasi kerja sama dengan semua pemerintah daerah. Otomatis dari Kemendagri, kami mendukung untuk memfasilitasi komunikasi itu. Pemerintah daerah diminta untuk ikut terlibat dalam program makanan bergizi gratis," ujar Tito.

Tito juga berharap setiap dinas di daerah dapat mengambil perannya masing-masing untuk mendukung pelaksanaan MBG. Ia menilai keterlibatan lintas perangkat daerah penting agar dukungan pemerintah daerah terhadap program dapat berjalan secara optimal.

"Kemudian yang lainnya, ya otomatis Dinas Pendidikan masing-masing berperan untuk pendataan penerima manfaat. Kemudian ikut mengawasi dari Dinas Kesehatan, ikut mengawasi masalah higienis di SPPG yang ada, ya," ungkapnya.

HIGHLIGHT

x|close