Kantor 'Orang Tua' Didemo, Buntut Kasus Hafalan Alquran untuk Miras

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 14 Agu 2026, 15:50
thumbnail-author
Jihan Dwicahya
Penulis
thumbnail-author
Tim Redaksi
Editor
Bagikan
Aksi massa di depan Gedung Orang Tua (OT), kawasan Outer Ring Road, Cengkareng, Jakarta Barat, Jumat, 14 Agustus 2026. Aksi massa di depan Gedung Orang Tua (OT), kawasan Outer Ring Road, Cengkareng, Jakarta Barat, Jumat, 14 Agustus 2026. (Antara)

Ntvnews.id, JakartaAksi massa yang mengecam dugaan penistaan agama berlangsung di depan Gedung Orang Tua (OT), kawasan Outer Ring Road, Cengkareng, Jakarta Barat, Jumat, 14 Agustus 2026. Aksi tersebut menyebabkan arus lalu lintas di sekitar lokasi mengalami kepadatan.

Kendaraan roda empat, truk, hingga sepeda motor terlihat bergerak perlahan melewati kawasan yang dipenuhi massa aksi.

Kemacetan mulai terpantau sekitar satu kilometer sebelum lokasi demonstrasi. Kepadatan juga terjadi dari arah bawah kolong Flyover Rawa Buaya menuju kawasan Cengkareng.

Aksi tersebut digelar massa yang tergabung dalam Front Persaudaraan Islam (FPI). Mereka menyampaikan kecaman terhadap dugaan penistaan Al-Qur'an yang dikaitkan dengan produk "Newport" milik perusahaan Orang Tua dalam festival musik "Sound Project" di kawasan Ancol beberapa hari sebelumnya.

Baca JugaPolisi Tetapkan 4 Tersangka Kasus Penistaan Agama di Festival Musik

 

 
 
 
View this post on Instagram

A post shared by NTV News (@ntvnews.id)

Sekitar pukul 14.04 WIB, massa telah memenuhi ruas jalan di depan gedung. Sebagian besar peserta aksi merupakan pria yang mengenakan pakaian koko dan peci.

Para peserta berkumpul di sekitar mobil komando berwarna putih. Dari atas kendaraan tersebut, seorang orator menyampaikan sejumlah tuntutan menggunakan pengeras suara.

Baca JugaDugaan Penistaan Agama, Polda Metro Periksa Penyelenggara Sound Project

“Jangan biarkan Al Quran dinilai atau diperlakukan secara tidak semestinya. Kita harus bela kitab suci kita,” kata orator.

(Sumber: Antara)

HIGHLIGHT

x|close