Prabowo Beri Apresiasi Khusus untuk PDIP dalam Sidang Paripurna DPR

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 14 Agu 2026, 17:25
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Dedi
Editor
Bagikan
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato kenegaraan dalam rangka Penyampaian Pengantar/Keterangan Pemerintah atas RUU tentang APBN Tahun Anggaran 2027 beserta Nota Keuangannya saat Rapat Paripurna Pembukaan Masa Persidangan I DPR Tahun Sidang 20 Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato kenegaraan dalam rangka Penyampaian Pengantar/Keterangan Pemerintah atas RUU tentang APBN Tahun Anggaran 2027 beserta Nota Keuangannya saat Rapat Paripurna Pembukaan Masa Persidangan I DPR Tahun Sidang 20 (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menyampaikan penghargaan khusus kepada Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) saat menyampaikan RUU tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2027 beserta Nota Keuangan dan Dokumen Pendukungnya.

Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo dalam Rapat Paripurna DPR di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat, 14 Agustus 2026.

Dalam pidatonya, Prabowo berharap DPR segera membahas aturan mengenai penyelenggaraan Bursa Mineral dan Komoditas Strategis. Ia juga meminta agar regulasi tersebut dapat diterbitkan dalam waktu sesingkat mungkin.

Baca Juga: Prabowo Targetkan Ekonomi Indonesia Tumbuh 6% pada 2027

"Saya berterima kasih sekarang sudah ada kerja sama yang sangat sinergis antara pemerintah dan DPR," katanya.

Menurut Prabowo, kerja sama erat antara pemerintah dan DPR bukan berarti menghilangkan prinsip demokrasi. Ia menegaskan demokrasi tetap harus berjalan di Indonesia melalui pengawasan dan kritik terhadap pemerintah.

"Kita harus diawasi, kita harus dikritik, tapi kita harus kerja cepat untuk rakyat kita," ujarnya.

Prabowo kemudian secara khusus menyampaikan apresiasinya kepada PDIP atas dukungan terhadap sejumlah kebijakan pemerintah.

"Dan terima kasih khusus sekali lagi untuk PDIP. Sebenarnya ini bukan Prabowonomics, ini Marhein ini. PDIP susah tidak mendukung ini soalnya," lanjutnya.

HIGHLIGHT

x|close