Kushner Sebut Kemajuan Pelucutan Senjata Hamas Bisa Terlihat dalam 30 Hari

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 18 Agu 2026, 14:13
thumbnail-author
Jihan Dwicahya
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Ilustrasi - Pasukan Hamas. Ilustrasi - Pasukan Hamas. (Antara)

Ntvnews.id, Washington - Utusan Khusus Amerika Serikat Jared Kushner memperkirakan perkembangan dalam proses pelucutan senjata Hamas dan kelompok lainnya di Jalur Gaza mulai terlihat dalam waktu sekitar 30 hari.

"Kami mungkin akan melihat kemajuan dalam waktu 30 hari, mudah-mudahan dengan mulai mengeluarkan sebagian senjata, dan mudah-mudahan menutup beberapa terowongan dalam 60 hingga 90 hari ke depan," kata Kushner kepada Fox News, Senin, 17 Agustus 2026.

Sebelumnya pada hari yang sama, CNN melaporkan Kushner meminta Israel mendukung proposal gencatan senjata Amerika Serikat untuk Gaza. Permintaan tersebut disampaikan dalam pertemuannya selama empat jam dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. Kushner juga meminta Israel tidak "menciptakan hambatan" terhadap pelaksanaan rencana tersebut.

Baca JugaTrump Klaim Dewan Perdamaian AS Capai Kesepakatan Pelucutan Senjata Hamas

The Jerusalem Post kemudian melaporkan bahwa Kushner dan Netanyahu telah menyepakati langkah selanjutnya serta kemungkinan penerapan rencana gencatan senjata di Jalur Gaza.

Kesepakatan tahap pertama rencana perdamaian yang diajukan Presiden Amerika Serikat Donald Trump sebelumnya dicapai Israel dan Hamas pada 9 Oktober 2025. Kesepakatan itu berlangsung melalui mediasi Mesir, Qatar, Amerika Serikat, dan Turki.

Gencatan senjata mulai berlaku di Jalur Gaza pada 10 Oktober 2025. Berdasarkan kesepakatan tersebut, pasukan Israel mundur menuju wilayah yang dikenal sebagai Garis Kuning. Namun, Israel tetap menguasai lebih dari 50 persen wilayah Gaza.

Baca JugaTrump Ungkap Rencana Pelucutan Senjata Hamas Disertai Penarikan Pasukan Israel

Pada akhir Juli 2026, Board of Peace mengumumkan Hamas telah menyetujui peta jalan untuk memasuki tahap lanjutan dari kesepakatan gencatan senjata di Jalur Gaza.

Peta jalan tersebut mengatur proses pengalihan kendali Gaza secara bertahap kepada Komite Nasional untuk Administrasi Gaza. Selain itu, akan dibentuk badan khusus yang bertugas memantau pelanggaran yang dilakukan Hamas maupun Israel.

(Sumber: Antara)

HIGHLIGHT

x|close