Menteri PU: Kami Sudah Buka Jalan, Pulihkan Air, Siapkan Hunian Buat Koban Gempa NTT

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 18 Agu 2026, 11:39
thumbnail-author
Naila Fadhilah
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo langsung bertolak ke Kabupaten Nagekeo untuk meninjau dan mempercepat penanganan dampak gempa bumi yang melanda wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo langsung bertolak ke Kabupaten Nagekeo untuk meninjau dan mempercepat penanganan dampak gempa bumi yang melanda wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menegaskan kesiapsiagaan penuh Kementerian PU dalam penanganan masa tanggap darurat serta pemulihan infrastruktur pascabencana gempa bumi yang melanda Nusa Tenggara Timur (NTT).

Ia menekankan bahwa keberadaan negara sangat krusial saat akses fasilitas publik masyarakat terganggu akibat bencana.

“Kementerian PU (selama ini) telah hadir, membuka kembali jalan untuk pulang, memulihkan air untuk kehidupan, menyiapkan hunian, membuat sekolah dapat digunakan kembali, dan membantu masyarakat menata hidupnya lagi,” ujar Dody dalam keterangan resminya di Jakarta, Selasa 18 Agustus 2026.

Langkah tanggap darurat ini sejalan dengan empat pedoman utama yang diarahkan oleh Presiden Prabowo Subianto:
 
  • Pengabdian pada Konstitusi: Menjalankan amanat Undang-Undang Dasar 1945.
  • Keamanan Nasional: Menjaga kepentingan utama seluruh bangsa.
  • Tanggap Bencana: Mengatasi kesulitan dan penderitaan rakyat secepat mungkin.
  • Keberlanjutan: Bekerja nyata untuk kemaslahatan rakyat serta generasi mendatang.
Dody menambahkan bahwa keberhasilan proyek PU tidak hanya diukur dari rampungnya pembangunan fisik belaka.

“Bagi kita di Kementerian PU ukurannya sederhana, apakah pekerjaan kita sudah benar-benar memudahkan hidup rakyat. Pekerjaan kita belum selesai ketika konstruksi selesai, pekerjaan kita selesai ketika air benar-benar sampai ke sawah,” tegasnya.

Untuk memastikan percepatan pemulihan fisik akibat gempa bermagnitudo 7,7 tersebut, Dody turun langsung meninjau Kabupaten Nagekeo. Di sana, ia berdialog dengan warga di lokasi pengungsian serta mengecek tingkat kerusakan berbagai fasilitas publik.
 

Guna mempercepat proses pendataan dan penanganan lapangan, Menteri PU menggelar rapat koordinasi bersama Bupati Nagekeo Simplisius Donatus, Wakil Bupati Nagekeo Gonzalo Gratianus Muga Sada, serta jajaran perwakilan BNPB, Kodim Nagekeo, dan Basarnas.

Guncangan gempa bumi di Pulau Flores sebelumnya sempat merusak dan memutus sejumlah ruas jalan serta jembatan. Merespons kondisi tersebut, Kementerian PU melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) NTT telah mengerahkan personel dan alat berat untuk menyingkirkan material longsor serta memperbaiki kerusakan badan jalan agar aksesibilitas warga kembali normal.
 
(Sumber: Antara)
 

HIGHLIGHT

x|close