Ntvnews.id, Jakarta - Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung menuai sorotan dari sejumlah warganet di negaranya setelah menyampaikan belasungkawa kepada Indonesia atas gempa bumi yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT).
Lee menyampaikan belasungkawa tersebut melalui akun X pada Senin (17/8). Ia mengungkapkan duka mendalam atas bencana yang melanda wilayah timur Indonesia dan berharap proses pencarian serta penyelamatan korban dapat berjalan lancar.
“Atas nama Pemerintah Republik Korea, saya menyampaikan belasungkawa dan simpati yang sedalam-dalamnya kepada para korban dan keluarga yang kehilangan orang-orang tercinta serta tempat tinggal akibat bencana yang datang secara tiba-tiba ini,” ujar Lee.
Ia juga berharap semakin banyak korban dapat ditemukan dalam kondisi selamat dan kembali berkumpul dengan keluarga.
Namun, unggahan tersebut justru memicu kritik dari sejumlah warganet Korea Selatan. Mereka menilai perhatian Lee terhadap bencana di Indonesia muncul ketika sejumlah wilayah di Korea Selatan sendiri sedang menghadapi hujan ekstrem, banjir, dan longsor.
Salah satu wilayah yang menjadi sorotan adalah Geoje di Provinsi Gyeongsang Selatan. Hujan deras menyebabkan banjir dan longsor di sejumlah kawasan hingga membuat warga harus dievakuasi.
Presiden Korea Selatan Dihujat (Instagram)
Kondisi tersebut membuat sebagian warganet mempertanyakan prioritas pemerintah. Salah satu komentar bahkan secara langsung menyebut kondisi masyarakat Geoje.
“Kamu tahu nggak soal banjir parah di Geoje Island??? STFU?”
Warganet lain menilai pemerintah seharusnya lebih dahulu memperhatikan masyarakat Korea yang sedang terdampak bencana sebelum menunjukkan perhatian terhadap negara lain.
“Hahaha, daripada mikirin negara lain, mending urus warga sendiri dulu dong? Baca tulisan kayak gini sekarang bikin mual aja!”
Kritik lainnya mempertanyakan keputusan pemerintah tetap menjalankan komunikasi diplomatik di tengah situasi bencana domestik.
“Sejak kapan kalian ngurus diplomasi kayak gitu sih. Negara lagi kacau balau gara-gara banjir, eh malah di tengah situasi gini main diplomasi.”
Meski demikian, kritik tersebut bukan berarti pemerintah Korea Selatan tidak menangani bencana di dalam negeri. Lee pada 17 Agustus telah menginstruksikan pemerintah untuk mengerahkan seluruh sumber daya guna meminimalkan dampak hujan deras di wilayah selatan.
Lee juga menyampaikan belasungkawa atas korban yang meninggal akibat bencana tersebut.
Sementara itu, pesan belasungkawa Lee kepada Indonesia merupakan bagian dari respons diplomatik terhadap gempa yang melanda NTT. Sejumlah pemimpin dunia lainnya juga menyampaikan dukungan kepada Indonesia.
Presiden China Xi Jinping menyampaikan belasungkawa kepada para korban dan keluarga yang terdampak. Presiden Iran Masoud Pezeshkian bahkan menyatakan kesiapan negaranya memberikan bantuan kemanusiaan dan medis kepada Indonesia jika diperlukan.
Dengan demikian, sorotan terhadap Lee lebih berkaitan dengan persepsi warganet mengenai timing dan prioritas komunikasinya, ketika Korea Selatan sendiri tengah menghadapi bencana akibat hujan ekstrem.
Lee Jae Myung (Antara/Anadolu)