Kodam Pattimura Bantah Pengibaran Bendera RMS di Aboru

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 19 Agu 2026, 10:10
thumbnail-author
Annisa Aldifa Keyla
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Ilustrasi - Pembentangan bendera merah putih sepanjang 500 meter di Negeri (Desa) Aboru Maluku Tengah Ilustrasi - Pembentangan bendera merah putih sepanjang 500 meter di Negeri (Desa) Aboru Maluku Tengah (Antara)

Ntvnews.id, Ambon - Kodam XV/Pattimura membantah informasi mengenai pengibaran bendera yang dikaitkan dengan gerakan Republik Maluku Selatan (RMS) di Negeri Aboru, Maluku Tengah, pada Senin, 17 Agustus 2026. Informasi tersebut ditegaskan sebagai hoaks.

Kepala Penerangan Kodam XV/Pattimura Letkol Inf Adi Swastika mengatakan tidak ditemukan adanya pengibaran bendera RMS ketika Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Dody Triwinarto melakukan kunjungan kerja ke Negeri Aboru.

"Informasi mengenai adanya bendera yang naik saat kehadiran Bapak Pangdam di Aboru adalah tidak benar. Yang benar adalah justru masyarakat setempat ikut andil dalam pembentangan Bendera Merah Putih sepanjang 500 meter," kata Adi di Ambon, Selasa, 18 Agustus 2026.

Ia menjelaskan kabar tersebut beredar melalui media sosial bertepatan dengan peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Menurut dia, penyebaran informasi yang tidak benar itu dapat menimbulkan persepsi keliru di tengah masyarakat.

Baca Juga: Gubernur Aceh Klarifikasi Surat Permintaan Bantuan ke UNDP dan UNICEF

Adi memastikan seluruh kegiatan kunjungan kerja Pangdam XV/Pattimura di Negeri Aboru berlangsung aman dan kondusif. Tidak ada insiden terkait pengibaran bendera yang dikaitkan dengan RMS selama kegiatan tersebut.

"Kami tegaskan bahwa seluruh agenda kunjungan kerja berjalan dengan lancar, aman, dan penuh kehangatan bersama warga setempat," ujarnya.

Menurut Adi, kunjungan Pangdam XV/Pattimura ke Aboru dilakukan untuk memperkuat komunikasi sekaligus membangun sinergi antara TNI dan masyarakat.

Selain itu, kunjungan tersebut menjadi kesempatan untuk melihat secara langsung kondisi wilayah serta mempererat hubungan dengan tokoh masyarakat dan tokoh adat di Negeri Aboru.

Pembentangan Bendera Merah Putih sepanjang 500 meter, lanjut Adi, merupakan kegiatan masyarakat dalam rangka memeriahkan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI.

Baca Juga: Gubernur Aceh Cabut Pergub JKA, Warga Bisa Berobat Tanpa Pembatasan Desil

Ia pun meminta masyarakat lebih berhati-hati dalam menerima informasi, terutama kabar yang berkaitan dengan keamanan dan kondisi sosial di wilayah Maluku.

"Kami mengajak masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang tidak benar dan bersama-sama menjaga kedamaian serta ketertiban yang telah terbangun dengan baik di Maluku," katanya.

(Sumber: Antara)

HIGHLIGHT

x|close