Mendagri Tito Dengarkan Keluhan Warga Terdampak Gempa di Nagekeo

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 19 Agu 2026, 15:41
thumbnail-author
Jihan Dwicahya
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian. Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian. (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian turun langsung mendengarkan keluhan warga terdampak gempa saat rombongannya melintas di Kampung Kajulaki, Mbay, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur.

Dalam keterangan tertulis Kementerian Dalam Negeri yang diterima di Jakarta, Rabu, 19 Agustus 2026, warga menyampaikan sejumlah persoalan kepada Tito, mulai dari kondisi rumah yang rusak, keterbatasan air bersih, hingga kebutuhan logistik.

"Pak seperti ini semua kondisi rumah di sini, Pak," kata salah seorang warga ketika Tito turun dari kendaraan.

Warga lainnya kemudian memperlihatkan kondisi sumber air yang mereka gunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Baca JugaMendagri Siapkan Penanganan Prioritas Gempa NTT

Tito menanggapi keluhan tersebut dengan mendengarkan warga secara langsung. Ia menyatakan akan menyampaikan berbagai persoalan yang disampaikan masyarakat kepada kementerian dan lembaga terkait.

"Ya Ibu, mohon maaf, nanti bupati juga saya sampaikan secepat mungkin didata tiap orang rumahnya, desa ini rumahnya siapa, kemudian rusak ringan, sedang, atau berat," kata Tito.

Ia juga memastikan pemerintah menyiapkan bantuan bagi masyarakat yang terdampak gempa melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Bantuan tersebut mencakup stimulus untuk memperbaiki rumah warga. Nilainya berkisar antara Rp15 juta hingga Rp70 juta dan diberikan berdasarkan tingkat kerusakan bangunan.

Baca JugaBantuan Pemerintah ke Korban Gempa NTT Dinilai Terus Dipercepat dan Meningkat

"Karena nanti yang rusak ringan itu dibantu oleh BNPB, pemerintah, ada nanti dikasih tahu," ujarnya.

Selain persoalan rumah dan kebutuhan logistik, Tito turut menanyakan kondisi pasokan listrik di wilayah tersebut. Ia mengatakan akan meneruskan keluhan kepada Direktur Utama PT PLN (Persero) jika aliran listrik masih mengalami gangguan.

"(Listrik) hidup, Pak, sudah," jawab warga.

Selesai berbincang dengan masyarakat, Tito kemudian mencari Ketua Rukun Tetangga (RT) setempat. Ia menitipkan uang bantuan sebesar Rp50 juta untuk dibagikan kepada warga yang terdampak gempa.

"Ibu kuat ya. Ini siapa ini? Ketua RT-nya, ya? Titip ini ada Rp50 (juta), bagi-bagi ya," kata Tito.

(Sumber: Antara)

HIGHLIGHT

x|close