DPR Usul Sekolah Darurat di NTT: 400 Sekolah Terdampak Gempa

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 19 Agu 2026, 16:28
thumbnail-author
Moh. Rizky
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Arsip - Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani. Arsip - Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani. (ANTARA)

Ntvnews.id, Jakarta - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI mengusulkan pendirian sekolah darurat di Nusa Tenggara Timur (NTT). Ini karena terdapat 400 sekolah terdampak gempa bumi.

Hal ini dinyatakan Wakil Ketua Komisi X DPR Lalu Hadrian Irfani. Lalu meminta pemerintah melakukan inventarisasi tingkat kerusakan di sekolah.

"Ya, per hari ini kami sudah menerima data dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah tentunya serta dari Pemerintah Daerah kurang lebih sekolah yang terdampak itu 400 sekolah kurang lebih per hari ini. Ini masih terus berkembang karena kami meminta untuk diklasifikasikan rusak berat, rusak sedang, dan rusak ringan," ujar Lalu di Gedung DPR, Jakarta, Rabu, 19 Agustus 2026.

Di menuturkan, pendataan terus dilakukan sebab efek gempa juga terjadi pada wilayah sekitar NTT. Gempa pun terdampak di wilayah di Nusa Tenggara Barat (NTB).

"Nah saya rasa ini masih terus berkembang karena dampak gempa ini ternyata tidak hanya di Nusa Tenggara Timur, ada sebagian Nusa Tenggara Barat terutama di Kabupaten Bima, kemudian Kota Bima yang mengalami dampak dari terjadinya gempa NTT beberapa waktu yang lalu," tuturnya.

Ia meminta pemerintah mencari solusi, termasuk penggunaan sekolah darurat jika diperlukan. Untuk jumlah sekolah darurat, bisa disesuaikan dengan kondisi sekolah yang terdampak.

Atau opsi lainnya, pembelajaran bisa dikumpulkan pada sekolah yang tidak rusak. Tapi tetap dirinya menyarankan agar pembelajaran dilakukan pada sekolah darurat.

"Nah jumlah sekolah daruratnya ya tentu menyesuaikan. Kalau ternyata sekolah existing-nya masih bisa dilakukan ya tentu diinventarisir, tetapi lagi-lagi bahwa kami menyarankan agar belajar di sekolah darurat terlebih dahulu. Apakah nanti disiapkan berupa tenda atau ditempatkan di sekolah yang memang tidak terdampak oleh gempa tersebut," tandas Lalu.

HIGHLIGHT

x|close