Polres Mimika Kirim Personel ke Jila untuk Olah TKP Kasus Penculikan Sembilan Perempuan

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 21 Agu 2026, 10:58
thumbnail-author
Jihan Dwicahya
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Kapolres Mimika AKBP Alredo Agustinus Rumbiak di Timika, Kamis, 20 Agustus 2026. Kapolres Mimika AKBP Alredo Agustinus Rumbiak di Timika, Kamis, 20 Agustus 2026. (Antara)

Ntvnews.id, Timika - Kepolisian Resor Mimika mengerahkan personel ke Distrik Jila untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) setelah terjadi dugaan penculikan terhadap sembilan perempuan oleh kelompok bersenjata di wilayah tersebut.

Kepala Kepolisian Resor Mimika Ajun Komisaris Besar Polisi Alfredo Agustinus Rumbiak mengatakan di Timika, Kamis, 20 Agustus 2026, pihaknya telah menugaskan personel Brimob bersama tim investigasi untuk melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian.

"Hari ini kami sudah mengirim personel dan besok juga akan dilakukan pengiriman lagi, personel itu terdiri dari Brimob dan tim investigasi untuk melakukan olah TKP," ujarnya.

Menurut Alfredo, kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat di Distrik Jila mulai berangsur kondusif setelah insiden penculikan sembilan perempuan dan penembakan terhadap salah satu orang tua korban pada Senin, 17 Agustus 2026.

Baca JugaPolres Mimika: Fiersa Besari Sudah Dievakuasi dari Puncak Carstensz

"Pascakejadian situasi masih landai tidak ada terjadi hal-hal lain, namun kami tetap waspada termasuk dalam pelaksanaan olah TKP dan pengejaran terhadap para pelaku," ujarnya.

Ia menjelaskan, kepolisian sementara melihat peristiwa tersebut sebagai dugaan penculikan, bukan penyanderaan. Hal itu karena kelompok bersenjata yang membawa paksa para korban tidak menyampaikan tuntutan setelah kejadian.

"Kami tidak bisa bilang itu penyanderaan, tapi penculikan karena tidak ada tuntutan yang diberikan.Kalau sandera kan harus ada tuntutan, kalau kategori penyanderaan belum bisa dikatakan penyanderaan," ujarnya.

Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi kelompok bersenjata yang diduga membawa paksa sembilan perempuan tersebut. Para korban terdiri atas anak-anak sekolah dasar, remaja perempuan, serta seorang perempuan yang sedang hamil muda.

Baca JugaKata Kapolres Mimika soal 2 Orang Meninggal Dalam Pendakian Puncak Cartensz

Kepolisian juga belum dapat memastikan kelompok mana yang bertanggung jawab ataupun sosok yang memimpin aksi tersebut.

"Melalui olah TKP dan investigasi ini yang nanti akan mengungkapkan ini semua. Sehingga kami belum bisa menyimpulkan para pelaku ini dari kelompok mana.Namun kalau dilihat dari rentetan kejadian sebelumnya dimungkinkan mereka masih dalam satu rangkaian dan kelompok yang sama, tetapi dari kelompok yang mana ini yang sedang kami profiling," ujarnya.

(Sumber: Antara)

HIGHLIGHT

x|close