Mendagri Minta Pemda NTT Kebut Pendataan Bangunan Rusak Pasca-Gempa

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 21 Agu 2026, 11:28
thumbnail-author
Naila Fadhilah
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta -Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian meminta pemerintah daerah untuk terus memperbarui data rumah dan bangunan yang mengalami kerusakan akibat gempa di Nusa Tenggara Timur. Langkah ini dinilai sangat penting untuk mempercepat proses persiapan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.

Tito memastikan bahwa pemerintah pusat akan mengawal penanganan dampak gempa tersebut hingga tuntas agar masyarakat terdampak dapat segera bangkit.

"Sambil kita melakukan pendataan-pendataan terus. Untuk persiapan rekonstruksi, rehabnya nanti. Pemerintah pusat pasti enggak tinggal diam. Kita keroyok semua ya," kata Tito dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (20/8).

Pengumpulan data tersebut mencakup kondisi rumah warga, fasilitas pendidikan, tempat ibadah, hingga layanan kesehatan. Arahan ini disampaikan Tito usai meninjau Pos Komando (Posko) Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik yang dikelola Pemerintah Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT).
 

Dalam peninjauan itu, Mendagri menyampaikan apresiasi atas manajemen posko yang dinilainya menyajikan data secara sangat mendalam. Informasi yang terhimpun melingkupi pemetaan sebaran lokasi pengungsian, jumlah pengungsi per titik, kondisi terkini, lalu lintas bantuan, hingga daftar kebutuhan spesifik masyarakat di tingkat desa, kecamatan, sampai wilayah pulau kecil seperti Pulau Palue.

"Ini saya lihat datanya detail sekali ini dan bagus ya. Tersentralisasi di sini. Artinya, manajemen untuk penanganan bencana sekali lagi cukup bagus di sini," ujarnya.

Mengingat perkiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terkait potensi gempa susulan di Pulau Flores yang diperkirakan masih bisa berlangsung selama dua pekan hingga satu bulan ke depan, Mendagri mengimbau pemda untuk tetap bersiaga.

Tito mengingatkan jajaran pemerintah daerah agar tidak memaksa warga yang memilih mengungsi di luar rumah, tenda, atau area terbuka untuk kembali ke kediaman masing-masing.

"Jangan paksa masyarakat untuk tidur di dalam (rumah). Kalau mereka mau di luar, di tenda, di tempat yang aman, silakan. Jangan dipaksa. Sambil kasih makan, kelengkapan mereka minum dan lain-lain yang mendasar," tuturnya.
 

Sebelum bergerak ke Posko Maumere, Mendagri sempat memantau kondisi terkini Pelabuhan Laurentius Say serta berdialog dengan otoritas pelabuhan setempat. Dalam rangkaian peninjauan tersebut, ia juga berbincang langsung dan menyerahkan santunan secara simbolis kepada para ahli waris korban yang meninggal dunia akibat bencana ini.
 
(Sumber: Antara)
 

HIGHLIGHT

x|close