Hashim: Penyediaan Hunian Terjangkau Jadi Wujud Sila Ke-5 Pancasila

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 21 Agu 2026, 14:57
thumbnail-author
Naila Fadhilah
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Groundbreaking Hunian Terjangkau Manggarai di Jakarta, Jumat (21/8/2026) Groundbreaking Hunian Terjangkau Manggarai di Jakarta, Jumat (21/8/2026) (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta -Pemerintah terus berupaya mewujudkan amanat sila kelima Pancasila, Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia, melalui penyediaan tempat tinggal yang terjangkau dan layak bagi masyarakat luas. Hal tersebut ditegaskan oleh Ketua Satuan Tugas (Satgas) Perumahan Hashim Djojohadikusumo dalam acara Groundbreaking Hunian Terjangkau Manggarai di Jakarta, Jumat (21/8/2026).

Hashim menyampaikan bahwa penyediaan tempat tinggal yang memadai masih menjadi tantangan besar pemerintah dalam menegakkan prinsip keadilan sosial tersebut.

"Satu tantangan besar adalah menyediakan rumah yang terjangkau, yang layak, dan untuk masyarakat yang luas. Menurut Bapak Prabowo Subianto, pemerintah ditantang untuk memenuhi sila ke-lima Pancasila. Yaitu apa? Kita semua hafal dari awal, Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia. Yang ini belum dirasakan banyak penduduk kita, warga kita, karena belum punya rumah yang layak huni," ujar Hashim.

Pembangunan Hunian Terjangkau Manggarai dinilai sebagai pilar konkret dalam menjawab kebutuhan hunian warga. Menurut Hashim, proyek ini menjadi pencapaian penting lantaran mencatatkan rekor sebagai hunian vertikal terjangkau pertama setinggi 24 lantai yang berdiri di pusat Jakarta.

"Dengan proyek ini, saya berbangga bahwa tujuan kita, termasuk tujuan saya pribadi, ini kita mulai penuhi. Ini suatu prestasi yang luar biasa," katanya.

Di luar keberhasilan pembangunan fisik, Hashim memberikan catatan khusus terkait pentingnya aspek pemeliharaan serta pengelolaan jangka panjang. Ia menyoroti budaya perawatan infrastruktur yang kerap menjadi titik lemah di Indonesia.

"Titik lemah kita adalah perawatan, pemeliharaan. Kita bangun dengan bagus sekali. Dari dulu kita membangun bagus sekali. Tapi kelemahan kita terus terang saja itu adalah maintenance (perawatan)," kata Hashim.

Ia berharap seluruh pihak pengelola dapat menjaga kualitas fasilitas bangunan tersebut sehingga manfaatnya terus terpelihara dan dapat dirasakan hingga bertahun-tahun mendatang.

"Mudah-mudahan 10 tahun lagi Pak Prabowo bisa berkunjung ke sini. Kita melihat bahwa nanti apartemen yang kita bangun bersama itu nanti kondisinya bagus. Jangan nanti berkarat, jangan nanti bocor-bocor," ujarnya.

(Sumber: Antara)
 

HIGHLIGHT

x|close