Unsoed Pastikan Aktivitas Kampus Tetap Berjalan di Tengah Pemeriksaan KPK

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 21 Agu 2026, 17:12
thumbnail-author
Annisa Aldifa Keyla
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Juru Bicara Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto Edi Santoso memberi keterangan resmi di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Jumat (21/8/2026), terkait keberlanjutan kepemimpinan Unsoed pasca-operasi tangan yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi terhadap dua wakil rektor perguruan tinggi negeri tersebut Juru Bicara Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto Edi Santoso memberi keterangan resmi di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Jumat (21/8/2026), terkait keberlanjutan kepemimpinan Unsoed pasca-operasi tangan yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi terhadap dua wakil rektor perguruan tinggi negeri tersebut (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto memastikan roda kepemimpinan dan kegiatan kampus tetap berjalan meskipun Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa sejumlah pejabat rektorat universitas tersebut.

Juru Bicara Unsoed Edi Santoso mengatakan pihak kampus hingga Jumat sore belum memperoleh informasi resmi mengenai perkara yang tengah ditangani KPK maupun status hukum pihak-pihak yang diperiksa.

"Sampai saat ini, proses pemeriksaan sepenuhnya berada di tangan KPK dan belum ada penjelasan resmi mengenai hal tersebut," katanya dalam keterangan resmi di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Jumat sore, 21 Agustus 2026.

Edi mengatakan Unsoed menghormati proses hukum yang dilakukan KPK dan akan mengikuti perkembangannya berdasarkan informasi resmi dari lembaga antirasuah tersebut.

Ia menegaskan pihak universitas belum dapat memberikan keterangan lebih lanjut terkait materi pemeriksaan karena belum menerima penjelasan resmi dari KPK.

Baca juga: KPK Sebut Hanya 2 Wakil Rektor Unsoed yang Ditangkap, Norman Arie Prayogo dan Kuat Puji Prayitno

Menurut Edi, kegiatan institusional Unsoed tetap berjalan sebagaimana mestinya. Wakil Rektor Bidang Akademik (WR I) Prof Noor Farid dan Wakil Rektor Bidang Perencanaan Kerja Sama dan Humas (WR IV) Prof Waluyo Handoko berada di Purwokerto untuk menjalankan fungsi kepemimpinan universitas.

Keberadaan kedua wakil rektor tersebut, kata dia, menunjukkan tidak terjadi kekosongan kepemimpinan di Unsoed selama proses pemeriksaan berlangsung.

"Hal ini sekaligus menjadi klarifikasi bahwa tidak ada kekosongan kepemimpinan di Unsoed. Seluruh proses akademik dan layanan lainnya tetap berjalan normal seperti biasa," ujarnya.

Edi menambahkan kegiatan akademik serta pelayanan kepada sivitas akademika dan masyarakat tetap berlangsung sesuai ketentuan dan tata kelola universitas.

Unsoed, lanjut dia, akan terus menghormati proses hukum dan menunggu penjelasan resmi KPK terkait pemeriksaan terhadap sejumlah pejabat universitas.

Baca Juga: Ruang Pimpinan Unsoed Disegel KPK, Kampus Akui Belum Tahu Perkaranya

Sementara itu, KPK mengklarifikasi bahwa pejabat Unsoed yang terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT) adalah Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan (WR III) Prof Norman Arie Prayogo dan Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan (WR II) Prof Kuat Puji Prayitno.

"Norman dan Kuat," kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo kepada ANTARA di Jakarta, Jumat (21/8).

Keterangan tersebut sekaligus meralat informasi sebelumnya yang menyebut Wakil Rektor Bidang Akademik Unsoed Prof Noor Farid turut terjaring dalam OTT.

(Sumber: Antara)

HIGHLIGHT

x|close