BMKG Deteksi 733 Titik Panas Tersebar di 9 Provinsi Sumatera

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 21 Agu 2026, 19:34
thumbnail-author
Naila Fadhilah
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Ilustrasi -Tim Manggala Agni melakukan operasi pemadaman kebakaran lahan di Provinsi Riau Ilustrasi -Tim Manggala Agni melakukan operasi pemadaman kebakaran lahan di Provinsi Riau (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru mencatat lonjakan jumlah titik panas (hotspot) di Pulau Sumatera yang mencapai total 733 titik, berdasarkan pembaruan data pada pukul 16.00 WIB, Jumat, 21 Agustus 2026.

Prakirawan BMKG Pekanbaru, Elisa JS Kedang, mengungkapkan bahwa sebaran titik panas tersebut terdeteksi di sembilan provinsi. Angka tertinggi berada di Sumatera Selatan dengan 377 titik, disusul Bangka Belitung 100 titik, dan Lampung 98 titik. Sementara itu, Riau menyumbang 69 titik, Jambi 53 titik, Kepulauan Riau 17 titik, Bengkulu 14 titik, Sumatera Barat 4 titik, dan Sumatera Utara 1 titik.

Di Provinsi Riau, 69 titik panas tersebar di delapan wilayah kabupaten. Kabupaten Pelalawan menjadi wilayah paling krusial dengan temuan 56 titik. Selebihnya terdeteksi di Indragiri Hilir (4 titik), Kampar (3 titik), Kepulauan Meranti (2 titik), serta Bengkalis, Kuantan Singingi, Rokan Hulu, dan Indragiri Hulu masing-masing 1 titik.

Aktivitas titik panas yang meningkat ini sejalan dengan meluasnya kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Berdasarkan data Manggala Agni, kebakaran lahan di Riau dalam beberapa hari terakhir telah menghanguskan area seluas lebih dari 700 hektar. Luas karhutla terbesar berada di Kabupaten Indragiri Hulu seluas 434 hektar dan Kabupaten Pelalawan seluas 300 hektar. Tim Manggala Agni juga terus berupaya menangani pemadaman di sejumlah wilayah lain, seperti Kabupaten Kampar, Siak, dan Bengkalis.

Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Sumatera, Ferdian Krisnanto, membenarkan adanya peningkatan frekuensi karhutla yang signifikan di dua wilayah utama.

"Untuk Wilayah Sumatera saat ini yang sedang naik frekuensi kebakarannya di Riau dan Sumatera Selatan. Untuk Sumsel saat ini juga sudah hampir 15 hari di-BKO-kan juga Manggala Agni dari Jambi," ujar Ferdian.

(Sumber: Antara)
 

HIGHLIGHT

x|close