Pesawat Patroli AS Terbang di Selat Taiwan, Beijing Perketat Pengawasan

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 23 Agu 2026, 10:00
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
China Taiwan China Taiwan (Istimewa)

Ntvnews.id, Beijing - Pesawat patroli maritim P-8A Poseidon milik Angkatan Laut Amerika Serikat (AS) dilaporkan melintas di atas Selat Taiwan pada Sabtu, 22 Agustus 2026. Aktivitas tersebut berlangsung ketika Washington dan Beijing tengah berusaha memperbaiki dan menstabilkan hubungan kedua negara.

Dilansir dari TRT World, Mintgu, 23 Agustus 2026, penerbangan pesawat militer AS di kawasan Selat Taiwan bukan merupakan aktivitas baru dan dilakukan secara berkala. Namun, setiap pergerakan militer AS di wilayah tersebut kerap memicu reaksi keras dari Beijing yang menganggap Taiwan sebagai bagian dari wilayah Tiongkok.

Sumber militer yang dikutip Global Times menyebut pesawat patroli sekaligus pengintai milik AS itu mendapat pengawasan ketat dari militer Tiongkok selama menjalankan penerbangan di atas Selat Taiwan.

Militer Tiongkok juga memastikan kondisi di sekitar kawasan tersebut tetap berada dalam pengawasan dan kendali mereka.

Di sisi lain, Washington menilai aktivitas militernya di Selat Taiwan sebagai bagian dari upaya mempertahankan kebebasan navigasi serta mendukung kawasan Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka.

"Perlintasan pesawat di Selat Taiwan menunjukkan komitmen Amerika Serikat terhadap kawasan Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka. Militer AS terbang, berlayar, dan beroperasi di mana pun hukum internasional mengizinkannya," demikian pernyataan militer AS.

Baca Juga: Vietnam Taklukkan Thailand 2-0 pada Leg Pertama Final Piala AFF 2026

Penerbangan tersebut dilakukan menjelang rencana pertemuan antara Presiden AS Donald Trump dan Presiden Tiongkok Xi Jinping. Xi disebut berencana berkunjung ke AS pada bulan depan untuk bertemu dengan Trump.

Dalam beberapa waktu terakhir, Washington dan Beijing berupaya meredakan ketegangan serta menstabilkan hubungan bilateral yang masih menghadapi berbagai persoalan. Sejumlah isu yang menjadi perhatian kedua negara antara lain Taiwan, perselisihan perdagangan, hingga pembatasan teknologi.

Pemerintah Tiongkok berulang kali menegaskan bahwa Taiwan merupakan bagian dari wilayahnya dan persoalan terkait pulau tersebut merupakan urusan dalam negeri. Beijing juga menempatkan isu Taiwan sebagai salah satu kepentingan inti yang tidak dapat dikompromikan.

Tiongkok bahkan telah memperingatkan bahwa Taiwan merupakan "garis merah" yang tidak boleh dilanggar. Sementara itu, AS tetap menjalankan kebijakan Satu Tiongkok, tetapi mempertahankan hubungan tidak resmi dengan Taipei dan terus memasok persenjataan kepada Taiwan.

HIGHLIGHT

x|close