Istana: Presiden Prabowo Akan Tinjau Bencana Gempa NTT Dalam Waktu Dekat

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 23 Agu 2026, 15:21
thumbnail-author
Naila Fadhilah
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menjawab pertanyaan wartawan di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Minggu (23/8/2026) Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menjawab pertanyaan wartawan di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Minggu (23/8/2026) (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto direncanakan meninjau langsung lokasi terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) dalam waktu dekat. Persiapan teknis untuk agenda kunjungan Kepala Negara tersebut saat ini tengah dimatangkan oleh pemerintah.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi membenarkan rencana kunjungan lapangan tersebut saat ditemui di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Minggu, 23 Agustus 2026.

"Sedang dipersiapkan dalam waktu dekat, Insyaallah ke sana," ujar Prasetyo. Kendati demikian, ia belum merinci tanggal pasti keberangkatan Presiden ke wilayah terdampak
 
"Nanti dikabari," lanjutnya.

Bencana guncangan gempa bumi bermagnitudo 7,7 sebelumnya menerjang wilayah NTT pada Sabtu, 15 Agustus 2026 dini hari. BMKG sempat mengeluarkan peringatan dini tsunami sebelum akhirnya resmi diakhiri pada pukul 07.30 WIB.
 

Presiden Prabowo menegaskan komitmen pemerintah untuk mempercepat penanganan darurat dan memastikan pemenuhan kebutuhan dasar warga menjadi prioritas utama. Melalui unggahan di akun Instagram resminya @prabowo pada Minggu (16/8), Presiden menginstruksikan seluruh jajaran terkait turun langsung ke lapangan.

"Kami ingin memastikan saudara-saudara kita di sana mendapatkan penanganan darurat yang cepat dan maksimal," tulis Prabowo. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor agar penanganan pascabencana berjalan efektif. "Keselamatan dan kebutuhan dasar warga adalah hal yang paling utama saat ini," tambahnya.

Berdasarkan pembaruan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hingga Sabtu, 22 Agustus 2026, jumlah warga yang mengungsi akibat gempa telah menembus 150.576 orang.

Gempa dahsyat ini mengakibatkan 90 orang meninggal dunia. Sebaran korban jiwa mencakup 31 orang di Kabupaten Manggarai, 30 orang di Manggarai Timur, 13 orang di Nagekeo, sembilan orang di Sikka, empat orang di Ngada, dua orang di Ende, serta satu orang di Manggarai Barat.
 

Selain itu, BNPB mencatat 1.298 warga mengalami luka-luka, dengan 336 orang di antaranya menderita luka berat dan memerlukan penanganan medis intensif.

Guna menopang proses evakuasi dan penyaluran bantuan, sebanyak 5.832 personel TNI, 238 personel Polri, serta 903 relawan dari 104 lembaga kemanusiaan telah disiagakan di berbagai titik bencana di wilayah NTT.
 
(Sumber: Antara)
 

HIGHLIGHT

x|close