Menhan Tegaskan Kadet Perempuan Unhan Muslim Dapat Mengenakan Hijab

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 23 Agu 2026, 23:00
thumbnail-author
Annisa Aldifa Keyla
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Kadet Mahasiswa Universitas Pertahanan mengikuti acara kirab gabungan bersama saat Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) di kawasan Bunderan HI, Jakarta, Minggu, (7/6/2026). Kegiatan tersebut digelar untuk memberikan hiburan sekaligus menambahkan semangat nasionalisme kepada masyarakat. Kadet Mahasiswa Universitas Pertahanan mengikuti acara kirab gabungan bersama saat Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) di kawasan Bunderan HI, Jakarta, Minggu, (7/6/2026). Kegiatan tersebut digelar untuk memberikan hiburan sekaligus menambahkan semangat nasionalisme kepada masyarakat. (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin memastikan kadet perempuan Universitas Pertahanan (Unhan) yang beragama Islam diperbolehkan mengenakan hijab selama mengikuti pendidikan.

Kementerian Pertahanan (Kemenhan) menyampaikan hal tersebut melalui siaran pers resmi menyusul ramainya pemberitaan di media sosial mengenai seorang mahasiswi Unhan yang memilih mengundurkan diri setelah disebut mendapat larangan mengenakan hijab selama menjalani pendidikan.

"Menteri Pertahanan RI telah memberikan arahan agar ketentuan penggunaan seragam kadet Unhan disesuaikan dengan mengakomodasi penggunaan hijab bagi kadet perempuan Muslim," demikian isi siaran pers resmi tersebut, Minggu, 23 Agustus 2026.

Kemenhan menjelaskan bahwa pada prinsipnya tidak pernah terdapat aturan yang melarang mahasiswi Unhan menggunakan hijab. Ketentuan mengenai larangan tersebut juga disebut tidak tercantum dalam Peraturan Rektor Unhan RI Nomor 28 Tahun 2025 tentang Pedoman Kehidupan Kadet Universitas Pertahanan.

Sementara itu, mengenai ketentuan melepas hijab ketika mengikuti latihan dasar kemiliteran (latsarmil) di Akademi Militer, Magelang, Kemenhan menyebut aturan tersebut diberlakukan dengan mempertimbangkan aspek keamanan.

Baca juga: Tangani Karhutla Riau, Menhan Tegaskan Pentingnya Sinergi dan Peta Tugas yang Jelas

Kemenhan menilai pelepasan hijab dalam kegiatan tersebut dapat memberikan keleluasaan bagi para kadet perempuan untuk bergerak selama mengikuti latihan dasar kemiliteran.

"Dalam kehidupan sehari-hari, kadet perempuan Muslim dapat menggunakan hijab ketika berada di lingkungan tempat tinggal atau mess serta pada kegiatan tertentu di luar kampus, termasuk saat melaksanakan magang," terang siaran pers tersebut.

Kemenhan kembali menegaskan bahwa tidak ada maksud untuk membatasi prinsip maupun atribut keagamaan yang dimiliki para kadet selama mengikuti pendidikan.

"Kadet diarahkan untuk menjadi insan yang beragama sesuai kepercayaannya kepada Tuhan Yang Maha Esa serta mengamalkan ajaran agama dan kepercayaan masing-masing, baik dalam kedinasan maupun kehidupan pribadi," tegas pihak Kemhan.

Sebelumnya, media sosial diramaikan oleh kisah seseorang yang mengaku telah berhasil lolos sebagai mahasiswa Unhan setelah melewati berbagai tahapan seleksi. Namun, beberapa jam setelah dinyatakan lulus, ia memutuskan keluar karena diminta melepas hijab oleh pihak penyeleksi.

Baca Juga: Menhan: Prajurit TNI Berpeluang Ikuti Pendidikan Militer di China

Kisah tersebut sebelumnya dibagikan melalui akun Instagram @wafaahdina.

(Sumber: Antara)

HIGHLIGHT

x|close