Pramono: Tarif LRT Kelapa Gading-Manggarai Masih Rp5 Ribu

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 24 Agu 2026, 13:50
thumbnail-author
Adiansyah
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Pramono Anung Pramono Anung (NTVNews.id/Adiansyah)

NTVNews.id, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memastikan tarif LRT Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai, yang akan segera diresmikan masih dipatok sebesar Rp5.000 per perjalanan pada masa awal pengoperasian.

Tarif tersebut akan diberlakukan secara flat setidaknya hingga Oktober 2026. Setelah masa transisi berakhir, Pemprov DKI Jakarta akan menentukan tarif baru untuk layanan LRT Jakarta secara keseluruhan.

"Mengenai bagaimana dengan tarif? Jadi untuk sementara sampai dengan Oktober nanti tarifnya masih menggunakan tarif flat yang ada sekarang ini Rp5.000 per transportasinya, flat," kata Pramono saat meninjau kesiapan jelang peresmian LRT Jakarta jalur Velodrome-Manggarai di halte Manggarai, Jakarta Selatan, Senin, 24 Agustus 2026.

Tarif LRT Jakarta Rp5.000 Masih Berlaku

Pramono Anung Tinjau Kesiapan LRT Peresmian LRT Jakarta dan Uji Coba Jalur Velodrome - Manggarai <b>(NTVNews.id/Adiansyah)</b> Pramono Anung Tinjau Kesiapan LRT Peresmian LRT Jakarta dan Uji Coba Jalur Velodrome - Manggarai (NTVNews.id/Adiansyah)

Lanjut orang nomor satu di DKI tersebut, tarif Rp5.000 ditetapkan untuk menjaga keterjangkauan layanan transportasi publik bagi masyarakat.

Pemprov DKI Jakarta masih membahas skema tarif yang akan diterapkan setelah Oktober. Ia juga membuka kemungkinan adanya kebijakan khusus bagi masyarakat selama masa transisi.

"Tetapi yang jelas untuk sementara digunakan flat Rp5.000. Mudah-mudahan bulan Oktober sudah bisa diputuskan berapa tarif yang akan diberlakukan di LRT Jakarta secara keseluruhan yang akan kita atur bersama-sama," katanya lagi.

Selain tarif, Pramono memastikan kesiapan sarana dan prasarana LRT Jakarta untuk menghadapi peningkatan jumlah penumpang. Satu train set LRT Jakarta terdiri dari dua gerbong dan mampu mengangkut sekitar 270 penumpang.

Sementara itu, depo LRT Jakarta di Kelapa Gading telah disiapkan untuk mendukung kapasitas layanan yang lebih besar. Fasilitas tersebut diproyeksikan mampu menunjang layanan ketika jumlah pengguna LRT meningkat hingga sekitar 100.000 penumpang.

Menurut Pramono, kesiapan train set dan depo tidak menjadi persoalan dalam menghadapi peningkatan jumlah pengguna.

LRT Kelapa Gading-Manggarai Siap Diresmikan

LRT Jakarta yang akan menghubungkan Stasiun Kelapa Gading dengan Stasiun Manggarai dijadwalkan beroperasi pada 26 Agustus 2026 <b>(Antara)</b> LRT Jakarta yang akan menghubungkan Stasiun Kelapa Gading dengan Stasiun Manggarai dijadwalkan beroperasi pada 26 Agustus 2026 (Antara)

Rencananya, peresmian akan dilakukan pada 26 Agustus 2026 oleh Presiden Prabowo Subianto. LRT Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai sendiri memiliki panjang sekitar 12,2 kilometer dengan total 11 stasiun.

Proyek transportasi massal tersebut dibangun dengan nilai investasi sekitar Rp12,1 triliun dan kini telah memasuki tahap kesiapan untuk diresmikan.

Selain itu, Pemprov DKI juga menyiapkan kebijakan khusus bagi sejumlah kelompok masyarakat. Dalam masa uji coba, sebanyak 15 golongan masyarakat telah dilibatkan dan akan mendapatkan fasilitas perjalanan gratis.

Pramono juga menyoroti aspek aksesibilitas bagi penyandang disabilitas. Saat uji coba, ia berdialog dengan sejumlah penumpang, termasuk pelajar dan penyandang disabilitas.

Dari hasil interaksi tersebut, Pramono menyebut fasilitas LRT Jakarta dinilai cukup ramah bagi penyandang disabilitas, terutama saat proses naik dan turun dari kereta.

Adapun 15 golongan yang ditetapkan meliputi:

1. PNS Pemprov DKI Jakarta dan pensiunan PNS

2. Tenaga kontrak Pemprov DKI Jakarta

3. Siswa penerima Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus

4. Karyawan bergaji UMP melalui Bank DKI

5. Penghuni Rusunawa

6. Tim Penggerak PKK

7. Penduduk ber-KTP Kepulauan Seribu

8. Penerima Raskin domisili Jabodetabek

9. Anggota TNI dan Polri

10. Veteran RI

11. Penyandang disabilitas

12. Lansia di atas 60 tahun

13. Pengurus rumah ibadah

14. Pendidik PAUD

15. Juru Pemantau Jentik atau Jumantik.

HIGHLIGHT

x|close