Pramono: Peresmian LRT Velodrome-Manggarai Tunggu Jadwal Presiden

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 24 Agu 2026, 14:22
thumbnail-author
Adiansyah
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Pramono Anung Pramono Anung (NTVNews.id/Adiansyah)

NTVNews.id, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengatakan bahwa peresmian LRT Jakarta jalur Velodrome-Manggarai akan menyesuaikan agenda Presiden Prabowo Subianto. Pemprov DKI Jakarta telah mengusulkan peresmian dilakukan pada 26 Agustus 2026.

Seperti diketahui, peresmian rencananya akan dilakukan oleh Prabowo. Meski demikian, keputusan waktu peresmian sepenuhnya akan mengikuti jadwal Presiden, termasuk pilihan waktu pagi, sore, maupun hari lain yang dinilai sesuai.

Baca Juga: Pramono: Penumpang LRT Kelapa Gading-Manggarai Diprediksi Capai 60-80 Ribu di Tahap Awal

"Mengenai peresmiannya, kami mengusulkan tanggal 26 Agustus. Waktunya tentunya mengikuti waktu Bapak Presiden Prabowo Subianto apakah pagi ataupun sore ataupun hari lain," ucapnya saat meninjau kesiapan jelang peresmian LRT Jakarta jalur Velodrome-Manggarai di halte Manggarai, Jakarta Selatan, Senin, 24 Agustus 2026.

Menurut Pramono, penyesuaian jadwal tersebut juga mempertimbangkan agenda Presiden yang saat ini tengah menangani sejumlah persoalan di daerah, termasuk kebakaran hutan dan gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Pembangunan LRT Velodrome-Manggarai Sudah 100 Persen

LRT Jakarta yang akan menghubungkan Stasiun Kelapa Gading dengan Stasiun Manggarai dijadwalkan beroperasi pada 26 Agustus 2026 <b>(Antara)</b> LRT Jakarta yang akan menghubungkan Stasiun Kelapa Gading dengan Stasiun Manggarai dijadwalkan beroperasi pada 26 Agustus 2026 (Antara)

Pramono pagi ini telah melakukan pengecekan terakhir terhadap kesiapan LRT Jakarta Velodrome-Manggarai menjelang peresmian. Dari hasil pemeriksaan dan laporan yang diterima, pembangunan infrastruktur LRT tersebut telah rampung sepenuhnya.

"Tadi saya bersama dengan jajaran balai kota mengecek, melakukan pengecekan terakhir sebelum diresmikan," katanya.

Baca Juga: Pramono Cek Kesiapan LRT Velodrome-Manggarai Jelang Peresmian oleh Prabowo

Ia menjelaskan, pekerjaan yang berkaitan dengan rel dan jalur layang telah mencapai 100 persen. Pembangunan keseluruhan proyek juga telah dinyatakan selesai.

Meski pembangunan fisik telah selesai, masih terdapat satu tahapan penting sebelum LRT Jakarta resmi beroperasi penuh, yakni proses pengujian. Pramono menyebut pengujian tersebut dilakukan oleh pemerintah pusat melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

Pemprov DKI Jakarta juga terus melakukan pemeriksaan secara berulang untuk memastikan seluruh fasilitas dan infrastruktur benar-benar siap digunakan.

"Berulang kali dilakukan pengecekan jangan sampai ada hal yang belum siap, sehingga dalam perspektif pemerintah DKI Jakarta sebenarnya baik itu pembangunan maupun jalur relnya adalah sudah siap untuk diresmikan secara keseluruhan," ungkapnya.

HIGHLIGHT

x|close