Pesawat Sukhoi Keluar Landasan di Bandara Hasanuddin Gara-gara Sistem Pengereman Bermasalah

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 24 Agu 2026, 20:14
thumbnail-author
Jihan Dwicahya
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Ilustrasi - Pesawat di Bandara Singkawang, Kalbar. Ilustrasi - Pesawat di Bandara Singkawang, Kalbar. (Antara)

Ntvnews.id, Maros - Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Kadispenau) Marsma TNI I Nyoman Suadnyana menyatakan seluruh awak pesawat tempur Sukhoi Su-30MK2 berada dalam kondisi selamat setelah pesawat tersebut keluar dari landasan pacu Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.

"Pesawat dan seluruh awak dalam kondisi aman. Selanjutnya, pesawat ditarik menuju hanggar perawatan untuk dilakukan pemeriksaan dan disiapkan untuk melaksanakan tes berikutnya," kata Suadnyana dalam keterangan yang diterima di Makassar, Senin, 24 Agustus 2026.

Suadnyana menjelaskan, kejadian itu berlangsung ketika pesawat Sukhoi Su-30MK2 menjalani uji terbang setelah sebelumnya menyelesaikan pemeliharaan tingkat berat atau overhaul.

Dalam proses pengujian, pesawat menjalani sejumlah tahapan pemeriksaan. Salah satunya berupa simulasi lepas landas atau take off di landasan pacu.

Baca JugaA400M TNI AU Angkut 22 Ton Logistik untuk Penanganan Karhutla Kalimantan

Masalah muncul ketika pesawat melakukan pengereman dalam simulasi tersebut. Suadnyana mengatakan terdapat kendala teknis pada sistem pengereman sehingga kinerjanya tidak berjalan secara maksimal.

"Terjadi kendala teknis pada sistem pengereman yang tidak berfungsi secara maksimal, dan berakibat pesawat keluar 30 meter dari batas ujung landasan," katanya.

Setelah kejadian, pesawat langsung ditarik ke hanggar perawatan. Pemeriksaan akan dilakukan sebelum pesawat kembali menjalani tahapan pengujian selanjutnya.

Insiden tersebut berlangsung sekitar pukul 11.00 WITA di sisi barat landasan pacu Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, tepatnya pada runway 13.

Baca JugaLima Pesawat TNI AU Dikirim ke Kalimantan untuk Perkuat Penanganan Kebakaran Hutan

Pgs. Branch Communication and CSR Department Head Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Taufan Yudhistira turut membenarkan kejadian tersebut.

"Berdasarkan video viral di media sosial, kami sampaikan bahwa memang terjadi hal tersebut di landasan pacu sisi barat (runway 13) di Bandara Sultan Hasanuddin," kata Taufan.

Taufan mengatakan pihak pengelola bandara bersama TNI AU telah melakukan penanganan atas kejadian tersebut.

Ia juga menjelaskan bahwa sebelum insiden terjadi, penerbangan pesawat tempur itu menggunakan runway 03-21.

Kendati terdapat insiden tersebut, aktivitas penerbangan dan operasional Bandara Internasional Sultan Hasanuddin tetap berlangsung dengan lancar.

(Sumber: Antara)

HIGHLIGHT

x|close