Iran Tegaskan Belum Terima Undangan Bergabung dalam Perjanjian Pertahanan Makkah

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 25 Agu 2026, 14:56
thumbnail-author
Annisa Aldifa Keyla
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmaeil Baghaei. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmaeil Baghaei. (Antara)

Ntvnews.id, Beirut/Teheran - Iran menegaskan belum menerima undangan resmi untuk bergabung dalam Perjanjian Pertahanan Bersama Makkah yang melibatkan Arab Saudi, Turkiye, dan Pakistan.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmaeil Baghaei menyampaikan pernyataan tersebut pada Senin, 24 Agustus 2026.

Sebelumnya, Kepala Kantor Berita Parlemen Iran Mehdi Rahimi menyebut Iran telah mendapat undangan untuk bergabung dalam pakta pertahanan tersebut. Pernyataan itu disampaikan berdasarkan laporan lembaga penyiaran yang berbasis di Lebanon, Al Mayadeen, pada Minggu, 23 Agustus 2026.

Dalam laporan itu, Rahimi juga mengatakan bahwa usulan bergabungnya Iran dalam perjanjian tersebut masih dipertimbangkan oleh pimpinan Iran.

Baca juga: Iran Perketat Aturan Kapal yang Melintas di Selat Hormuz

Perjanjian Pertahanan Bersama Makkah sebelumnya ditandatangani oleh Pakistan, Arab Saudi, dan Turkiye di Makkah, Arab Saudi, pada 7 Agustus 2026. Kesepakatan tersebut dibuat di tengah meningkatnya kekhawatiran mengenai keamanan di kawasan.

Menurut Kementerian Luar Negeri Pakistan, perjanjian itu bertujuan memperkuat upaya pencegahan bersama terhadap berbagai bentuk agresi.

Dalam kesepakatan tersebut, serangan bersenjata terhadap salah satu dari tiga negara penandatangan akan dipandang sebagai serangan terhadap ketiganya.

(Sumber: Antara)

HIGHLIGHT

x|close