Ntvnews.id, Jakarta - Presiden RI Prabowo Subianto langsung menggelar rapat untuk membahas penanganan gempa Nusa Tenggara Timur (NTT) setibanya di Kabupaten Nagekeo, Kamis, 27 Agustus 2026.
Berdasarkan tayangan YouTube Sekretariat Presiden, Prabowo tiba di Nagekeo sekitar pukul 12.00 WIB. Setelah tiba, ia langsung menuju sebuah tenda yang didirikan di area terbuka untuk memimpin rapat terkait penanganan bencana.
Rapat tersebut dihadiri sejumlah menteri dan pimpinan lembaga terkait. Beberapa pejabat yang hadir di antaranya Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, serta Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengawali rapat dengan menyampaikan lokasi pelaksanaan pertemuan tersebut.
Baca Juga: CEO Lamborghini Ungkap Kekurangan Supercar China yang Sulit Ditiru
"Hari ini Rabu 26 Agustus 2026 di posko penanganan bencana gempa bumi NTT bertempat di Batalion Teritorial Pembangunan Kabupaten Nagekeo," ujar Teddy.
Setelah itu, Teddy mempersilakan Suharyanto untuk menyampaikan laporan awal mengenai situasi dan perkembangan penanganan gempa di NTT.
Sampai berita ini diterbitkan, Prabowo masih mengikuti pemaparan yang disampaikan para pejabat terkait mengenai kondisi dan langkah penanganan bencana di wilayah tersebut.
Gempa bumi berkekuatan 7,7 magnitudo sebelumnya mengguncang NTT pada Sabtu, 15 Agustus 2026 Berdasarkan data pemerintah hingga Senin, 25 Agustus 2026, bencana tersebut menyebabkan 103 orang meninggal dunia dan 1.666 orang lainnya mengalami luka-luka.
Presiden RI Prabowo Subianto langsung menggelar rapat untuk membahas penanganan gempa Nusa Tenggara Timur (NTT) (Istimewa)