Ntvnews.id, Jakarta -Polri memastikan beberapa video di media sosial yang memuat narasi pergerakan rangkaian bus pembawa rombongan massa menuju Jakarta untuk aksi unjuk rasa pada Kamis (27/8) adalah informasi palsu atau hoaks.
Kepala Induk Patroli Jalan Raya (PJR) Tol Cikampek Kompol Sandy Titah Nugraha menegaskan bahwa visual rombongan bus di jalan tol yang beredar merupakan dokumentasi lama yang disebarkan dengan narasi menyesatkan.
“Padahal cuplikan video yang beredar adalah video-video lama yang dibumbui narasi tidak benar karena kami memantau secara langsung arus lalu lintas di ruas tol dan tidak terlihat rangkaian-rangkaian bus tersebut,” kata Sandy saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu (26/8).
Sandy menerangkan, iring-iringan armada bus dalam video tersebut sejatinya merupakan rombongan bus pariwisata serta bus aksi buruh nasional pada tahun-tahun sebelumnya. “Tidak relate (berhubungan) dengan aksi massa besok Kamis,” ujarya.
Hingga Rabu siang, situasi arus lalu lintas di sepanjang ruas Jalan Tol Cikampek terpantau kondusif dan ramai lancar tanpa ada lonjakan pergerakan massa dari daerah.
“Tidak ada kegiatan aktivitas pergerakan massa yang diberitakan seperti yang beredar di media-media sosial. Cenderung aktivitas masyarakat menuju kantor normal. Tidak ada yang menonjol,” tuturnya.
Sebelumnya, jagat media sosial diramaikan oleh unggahan video yang mengklaim adanya mobilisasi massa dari berbagai daerah menuju ibu kota menggunakan bus untuk mengikuti demonstrasi. Salah satu narasi yang beredar bahkan menyebutkan sebanyak 200 bus telah diberangkatkan dari Kudus, Jawa Tengah, menuju Jakarta.
(Sumber: Antara)
Tangkapan layar - Beberapa video hoaks yang bernarasikan sejumlah bus membawa rombongan massa dari daerah menuju Jakarta untuk melaksanakan aksi unjuk rasa pada Kamis (27/8). (Antara)