Kunjungi Posko Pengungsi Gempa NTT di Nagekeo, Prabowo Sampaikan Belasungkawa

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 26 Agu 2026, 16:00
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Presiden RI Prabowo Subianto langsung menggelar rapat untuk membahas penanganan gempa Nusa Tenggara Timur (NTT) Presiden RI Prabowo Subianto langsung menggelar rapat untuk membahas penanganan gempa Nusa Tenggara Timur (NTT) (Istimewa)

Ntvnews.id, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menyampaikan belasungkawa kepada warga Pulau Flores yang kehilangan sanak keluarganya akibat gempa NTT. Ucapan belasungkawa itu disampaikan Prabowo saat meninjau posko pengungsi di Nagekeo, NTT, Rabu, 26 Agustus 2026.

"Saya menyampaikan kepada seluruh rakyat Flores, daerah-daerah yang kena bencana ya, ucapan belasungkawa saya, mereka yang kehilangan keluarganya," kata Prabowo.

Kepala Negara meninjau posko pengungsian dengan didampingi sejumlah pejabat. Beberapa di antaranya, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita, Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena, Bupati Nagekeo Simplisius Donatus dan Wabup Nagekeo Gonzalo Gratianus Muga Sada dan sejumlah pejabat lainnya. Prabowo mengatakan, kehadirannya ini untuk memastikan seluruh langkah penanganan gempa berjalan maksimal.

"Saya sampaikan bahwa pemerintah pusat terus menerus memantau dan terus menerus melakukan langkah-langkah mengirim bantuan, menyiapkan semuanya untuk mengatasi kesulitan ini," katanya.

Baca Juga: Depan Prabowo, Kapolri Ungkap Anggota Polisi Urunan Rp12,68 Miliar untuk Bantu Korban Gempa NTT

Prabowo mengatakan, berbagai langkah dan upaya terus dilakukan pemerintah untuk memulihkan NTT pascagempa. Kegiatan belajar mengajar segera berjalan yang untuk sementara akan dilaksanakan di tenda.

"Mungkin untuk keamanan, sekolah-sekolah mungkin di tenda dulu ya. Menurut para ahli kita butuh kurang lebih sabar, mungkin maksimal mungkin tiga minggu lagi ya baru relatif aman semuanya," katanya.

Selain itu, kata Prabowo, pemerintah juga akan membangun hunian sementara seiring dengan perbaikan rumah warga yang terdampak.

"Jadi percayalah pemerintah tidak akan membiarkan saudara sendiri. Kita hadir dan kita akan terus membantu saudara-saudara ya," katanya

HIGHLIGHT

x|close