Budi Arie Minta Maaf Soal Polemik Omongan Pemilu Gak Sampai 2029: Saya Siap Tanggung Jawab

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 26 Agu 2026, 15:48
thumbnail-author
Naila Fadhilah
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Ketua Umum Projo Budi Arie Setiadi menghadiri perayaan HUT ke-12 Projo di Jakarta, Minggu (23/8/2026) Ketua Umum Projo Budi Arie Setiadi menghadiri perayaan HUT ke-12 Projo di Jakarta, Minggu (23/8/2026) (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta -Ketua Umum Projo Budi Arie Setiadi menyampaikan permohonan maaf terbuka menyusul polemik pernyataannya yang berspekulasi terkait kemungkinan percepatan pemilihan umum (pemilu) sebelum 2029.

Ia memahami bahwa wacana yang dilemparkannya telah memicu beragam spekulasi publik dan salah penafsiran. Budi Arie menegaskan bahwa ucapan tersebut murni merupakan pandangan serta analisis pribadinya.

"Saya Budi Arie Setiadi memohon maaf kepada pihak-pihak yang kurang berkenan dan nyaman dengan pernyataan saya tersebut," kata Budi Arie dalam rekaman video yang diterima di Jakarta, Rabu (26/8).

Mantan Menteri Komunikasi dan Informatika ini juga menggarisbawahi bahwa pernyataannya sama sekali tidak ada kaitannya dengan Presiden Ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi). Ia pun mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.
 

"Saya siap bertanggung jawab dan menerima segala konsekuensi karena analisa dan pernyataan saya tersebut," tegas Budi Arie.

Sebelumnya, sebuah potongan video yang memperlihatkan Budi Arie berbicara di samping Jokowi mengenai kemungkinan percepatan momentum politik dan pemilu viral di media sosial. Unggahan tersebut mendadak menjadi sorotan publik dan memantik perdebatan terkait dinamika politik nasional.

Sederet figur politik turut merespons wacana ini, salah satunya Juru Bicara Partai Gerindra Sugiat Santoso. Ia menegaskan bahwa partainya tidak terpengaruh oleh penyataan Budi Arie dan memilih untuk tetap fokus mengawal agenda pemerintahan.

Bagi Gerindra, mengamankan dan suksesnya program-program Presiden Prabowo Subianto jauh lebih krusial ketimbang masuk dalam pembicaraan Pemilu 2029 yang dinilai masih terlalu dini.

"Hanya Budi Arie yang tahu sendiri maksudnya apa, silakan ditanya ke yang bersangkutan, kita tidak terpengaruh," ucap Sugiat yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI, Selasa (25/8).
 
 
(Sumber: Antara)
 

HIGHLIGHT

x|close