Ntvnews.id, Washington D.C - Serangan rudal dan drone Iran dilaporkan untuk pertama kalinya berhasil merusak sejumlah fasilitas intelijen serta perangkat pengawasan milik Amerika Serikat (AS) di berbagai wilayah Timur Tengah. Kerusakan tersebut diperkirakan menimbulkan kerugian hingga miliaran dolar AS.
Dilansir dari AFP, Kamis, 27 Agustus 2026, Empat sumber yang mengetahui persoalan tersebut mengatakan kepada NBC News bahwa serangan yang dilancarkan Teheran menyebabkan kerusakan pada bangunan dan peralatan pengumpulan informasi yang digunakan CIA serta sejumlah badan intelijen AS lainnya di negara-negara Arab.
Menurut sumber-sumber tersebut, tingkat kerusakan yang terjadi disebut lebih besar dibandingkan kerusakan yang pernah dialami badan intelijen AS dalam serangan sebelumnya.
Biaya yang diperlukan untuk memperbaiki maupun mengganti berbagai fasilitas dan peralatan yang rusak diperkirakan mencapai miliaran dolar AS.
Baca Juga: Jepang Protes Keras ke Korut karena Luncurkan Rudal Balistik
Konflik antara AS dan Iran hingga kini masih berlangsung setelah AS dan Israel melancarkan perang terhadap Iran pada 28 Februari lalu. Meski kedua negara telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) mengenai perdamaian pada Juni, proses menuju kesepakatan final belum berjalan mulus.
Perundingan tersebut mengalami hambatan akibat perselisihan terkait kondisi di Selat Hormuz, jalur strategis yang menjadi salah satu titik utama ketegangan antara kedua pihak.
Situasi kembali memanas setelah Presiden AS Donald Trump pada awal pekan ini mengumumkan pemberlakuan sanksi baru terhadap Iran. Sanksi tersebut juga menyasar sejumlah entitas internasional yang diketahui melakukan aktivitas bisnis dengan Teheran.
Sejumlah analis menilai kebijakan menekan perekonomian Iran menunjukkan meningkatnya keputusasaan Trump dalam menghadapi perang yang berkepanjangan. Penilaian tersebut dikaitkan dengan sikap Iran yang tetap bertahan, persediaan amunisi Washington yang disebut semakin menipis, serta dugaan penurunan moral di kalangan personel militer AS.
Ilustrasi - Rudal Iran. (Antara)