PBB Kerahkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang di Nepal-China

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 28 Agu 2026, 06:00
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Ilustrasi - Bendera PBB. Ilustrasi - Bendera PBB. (ANTARA/Anadolu)

Ntvnews.id, New York - Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) bersama sejumlah mitra kemanusiaan mulai mengirimkan bantuan dan personel untuk mendukung masyarakat yang terdampak banjir parah di Nepal.

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mengatakan pengerahan tersebut dilakukan untuk membantu penanganan bencana yang berada di bawah koordinasi pemerintah Nepal. Pernyataan itu disampaikan melalui unggahan di platform X pada Rabu, 26 Agustus 2026.

“Saya sedih atas banjir parah di Nepal dan Tiongkok yang telah merenggut banyak nyawa, menyebabkan orang-orang hilang, dan menimbulkan kehancuran luas,” kata Guterres dikutip dari Anadolu, Jumat, 28 Agustus 2026.

Guterres turut menyampaikan rasa duka kepada keluarga para korban. Ia juga berharap warga yang mengalami luka akibat bencana tersebut dapat segera pulih.

Baca Juga: Gempa Kolombia: PBB Melaporkan Kerusakan Ribuan Rumah serta 24 Faskes

“Di Nepal, PBB mendukung respons yang dipimpin pemerintah. Tim PBB dan mitra kemanusiaan mengerahkan bantuan dan personel untuk mendukung masyarakat yang terdampak banjir,” lanjutnya.

Banjir besar yang melanda Nepal dilaporkan telah menyebabkan sedikitnya 160 orang meninggal dunia. Lebih dari 680 orang lainnya hingga kini masih dinyatakan hilang.

Dampak bencana juga meluas ke sektor infrastruktur. Berdasarkan perkiraan pemerintah Nepal, sebanyak 13 proyek pembangkit listrik tenaga air mengalami kerusakan atau hancur, sementara sekitar 40 kilometer ruas jalan terdampak.

Derasnya arus banjir yang membawa material lumpur juga menghanyutkan sekitar 200 truk dan 19 jembatan. Kondisi tersebut semakin menyulitkan proses evakuasi serta distribusi bantuan kepada masyarakat yang berada di wilayah terdampak.

HIGHLIGHT

x|close