A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property 'name' of non-object

Filename: libraries/Article_lib.php

Line Number: 457

Backtrace:

File: /www/ntvweb/application/libraries/Article_lib.php
Line: 457
Function: _error_handler

File: /www/ntvweb/application/controllers/Read.php
Line: 42
Function: meta

File: /www/ntvweb/index.php
Line: 326
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property 'id' of non-object

Filename: libraries/Article_lib.php

Line Number: 458

Backtrace:

File: /www/ntvweb/application/libraries/Article_lib.php
Line: 458
Function: _error_handler

File: /www/ntvweb/application/controllers/Read.php
Line: 42
Function: meta

File: /www/ntvweb/index.php
Line: 326
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property 'name' of non-object

Filename: libraries/Article_lib.php

Line Number: 491

Backtrace:

File: /www/ntvweb/application/libraries/Article_lib.php
Line: 491
Function: _error_handler

File: /www/ntvweb/application/controllers/Read.php
Line: 53
Function: author

File: /www/ntvweb/index.php
Line: 326
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property 'name' of non-object

Filename: libraries/Article_lib.php

Line Number: 457

Backtrace:

File: /www/ntvweb/application/libraries/Article_lib.php
Line: 457
Function: _error_handler

File: /www/ntvweb/application/controllers/Read.php
Line: 71
Function: meta

File: /www/ntvweb/index.php
Line: 326
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property 'id' of non-object

Filename: libraries/Article_lib.php

Line Number: 458

Backtrace:

File: /www/ntvweb/application/libraries/Article_lib.php
Line: 458
Function: _error_handler

File: /www/ntvweb/application/controllers/Read.php
Line: 71
Function: meta

File: /www/ntvweb/index.php
Line: 326
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property 'name' of non-object

Filename: controllers/Read.php

Line Number: 91

Backtrace:

File: /www/ntvweb/application/controllers/Read.php
Line: 91
Function: _error_handler

File: /www/ntvweb/index.php
Line: 326
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property 'id' of non-object

Filename: controllers/Read.php

Line Number: 92

Backtrace:

File: /www/ntvweb/application/controllers/Read.php
Line: 92
Function: _error_handler

File: /www/ntvweb/index.php
Line: 326
Function: require_once

Gunung Semeru Alami 21 Kali Gempa Letusan dalam 6 Jam, Status Siaga - Ntvnews.id

Gunung Semeru Alami 21 Kali Gempa Letusan dalam 6 Jam, Status Siaga

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 28 Agu 2026, 09:20
thumbnail-author
April
Penulis
thumbnail-author
Editor
Bagikan
Kondisi Gunung Semeru Kondisi Gunung Semeru (ANTARA )

Ntvnews.id, Jakarta - Aktivitas vulkanik Gunung Semeru yang terletak di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur, dilaporkan masih fluktuatif. Pos Pengamatan Gunung Api (PPGA) Semeru mencatat telah terjadi 21 kali gempa letusan atau erupsi dalam kurun waktu enam jam pada Jumat 28 Agustus mulai pukul 00.00 hingga 06.00 WIB.

Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Yadi, mengungkapkan bahwa selain gempa letusan, terekam pula sejumlah aktivitas kegempaan lainnya di gunung tertinggi di Pulau Jawa tersebut.

"Dalam pengamatan kegempaan, tercatat 21 kali gempa letusan dengan amplitudo 10-22 mm dan durasi gempa berkisar antara 67 hingga 120 detik," ujar Yadi dalam keterangan resminya yang dikutip dari Antara, 28 Agustus 2026.

Selain gempa letusan, petugas juga mencatat dua kali gempa guguran dengan amplitudo 2-12 mm berdurasi 56-88 detik, dua kali gempa hembusan dengan amplitudo 6-8 mm berdurasi 52-77 detik, serta dua kali gempa tektonik jauh.

Secara visual, Gunung Semeru terlihat jelas meski asap kawah tidak teramati. Cuaca di sekitar puncak dilaporkan cerah dengan tiupan angin lemah ke arah tenggara dan selatan.

Hingga saat ini, tingkat aktivitas vulkanik Gunung Semeru masih ditetapkan pada Level III (Siaga). Sehubungan dengan status tersebut, pihak berwenang mengeluarkan sejumlah rekomendasi ketat demi keselamatan masyarakat.

Masyarakat dilarang keras melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara, tepatnya di sepanjang Besuk Kobokan sejauh 13 kilometer dari puncak (pusat erupsi). Di luar jarak tersebut, masyarakat juga diminta tidak beraktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai di sepanjang Besuk Kobokan karena adanya potensi perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 km dari puncak.

"Masyarakat juga tidak boleh beraktivitas dalam radius lima kilometer dari kawah atau puncak Gunung Semeru karena rawan terhadap bahaya lontaran batu pijar," tambah Yadi.

Pihak PPGA Semeru juga mengimbau warga untuk mewaspadai potensi awan panas guguran (APG), guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai yang berhulu di puncak, terutama di Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat.

Di sisi lain, Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS) telah memberlakukan penutupan total jalur pendakian Gunung Semeru sejak 26 Agustus 2026. Penutupan ini dilakukan bukan hanya karena aktivitas vulkanik, melainkan juga dipicu oleh kebakaran hutan yang melanda Blok Ranu Kembang.

Langkah ini diambil untuk memastikan keselamatan seluruh pendaki dan memudahkan proses pemadaman api di kawasan taman nasional tersebut. Hingga berita ini diturunkan, seluruh akses menuju puncak tetap ditutup untuk umum hingga batas waktu yang belum ditentukan.

HIGHLIGHT

x|close