5 Truk yang Dibakar di Kemanggisan Dievakuasi Polisi

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 28 Agu 2026, 12:23
thumbnail-author
Annisa Aldifa Keyla
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Ilustrasi - Massa membakar sampah di jalan saat mengelar aksi di depan kawasan Gedung DPR/MPR, Jakarta, Kamis (27/8/2026). Aksi tersebut menuntut pemberantasan korupsi dan serta pengesahan RUU Perampasan Aset Ilustrasi - Massa membakar sampah di jalan saat mengelar aksi di depan kawasan Gedung DPR/MPR, Jakarta, Kamis (27/8/2026). Aksi tersebut menuntut pemberantasan korupsi dan serta pengesahan RUU Perampasan Aset (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Kepolisian bersama pihak terkait mengevakuasi lima unit truk yang mengalami kerusakan akibat aksi massa di kawasan Kemanggisan, Palmerah, Jakarta Barat, pada Kamis malam, 27 Agustus 2026.

Kepala Urusan Pembinaan Operasi (KBO) Satlantas Polres Metro Jakarta Barat AKP Sudarmo mengatakan proses evakuasi dilakukan pada Jumat pagi. Penormalan kawasan tersebut berlangsung selama sekitar dua jam, mulai pukul 05.30 WIB hingga 07.30 WIB.

"Sudah dievakuasi. Tadi saat penormalan jam 05.30 WIB sampai selesai tadi jam 07.30 WIB. Tadi sudah dievakuasi semua, ada lima truk tadi," kata Sudarmo saat dikonfirmasi di Jakarta, Jumat.

Sudarmo juga meluruskan informasi mengenai kondisi kendaraan tersebut. Ia memastikan tidak terdapat truk yang dibakar dalam peristiwa di Kemanggisan.

"Di Kemanggisan kalau truk yang dibakar tidak ada. Memang ada perusakan, namun tidak ada pembakaran, enggak ada," kata Sudarmo.

Selain mengevakuasi kendaraan yang rusak, petugas turut melakukan pembenahan terhadap separator busway yang berserakan akibat aksi massa. Penataan tersebut dilakukan di sepanjang kawasan Slipi hingga Tomang, Jakarta Barat.

Baca juga: Pasca-Aksi Massa di DPR, Polda Metro Jaya Lakukan Inventarisasi Fasilitas

Meski demikian, separator busway yang berada di sekitar Pos Lalu Lintas Slipi masih belum dirapikan karena menunggu penanganan dari pihak Transjakarta.

"Untuk yang lain ini masih belum ada penanganan dari pihak Transjakarta. Separator Transjakarta yang belum dirapikan. Untuk wilayah Jakarta Barat, mulai dari Slipi sampai Tomang, untuk separator maupun yang lainnya sudah clear," pungkas Sudarmo.

Sebelumnya, Sudarmo juga membenarkan adanya kerusakan pada Pos Lalu Lintas Slipi, Palmerah, yang terjadi saat aksi massa pada Kamis malam.

"Ya seperti yang dilihat ini pos kami, Pos Lalu Lintas Slipi, baik yang di tengah maupun yang di pinggir, dirusak massa," kata Sudarmo kepada wartawan di Jakarta, Jumat, 28 Agustus 2026.

Menurut dia, kerusakan terutama terjadi pada bagian bangunan pos. Sementara itu, sejumlah fasilitas yang berada di dalam pos masih dalam kondisi baik.

Baca Juga: CCTV di Pejompongan Dirusak Pendemo, Pemprov DKI: Kami Laporkan ke Aparat

"Kalau yang dirusak sementara bangunan saja. Kebetulan ini pos tetap, tapi untuk sarana di dalam ada AC, ada kaca dan lain sebagainya. Itu saja yang dirusak," kata dia.

(Sumber: Antara)

HIGHLIGHT

x|close