Jepang Kerahkan Kapal Tempur dan Helikopter untuk Bantu Penanganan Karhutla di Indonesia

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 28 Agu 2026, 22:29
thumbnail-author
Jihan Dwicahya
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Personel Manggala Agni Daops Kalimantan VIII/Pontianak melakukan pembasahan untuk mencegah api kembali menyala di lahan gambut yang terbakar di Sekunder C, Rasau Jaya 3, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, Kamis, 27 Agustus 2026. Kementerian Kehutanan mengerahkan 758 personel Manggala Agni yang diperkuat 45 personel tambahan dari Jawa, Sulawesi, dan Kalimantan Selatan untuk mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), khususnya di Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah. Personel Manggala Agni Daops Kalimantan VIII/Pontianak melakukan pembasahan untuk mencegah api kembali menyala di lahan gambut yang terbakar di Sekunder C, Rasau Jaya 3, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, Kamis, 27 Agustus 2026. Kementerian Kehutanan mengerahkan 758 personel Manggala Agni yang diperkuat 45 personel tambahan dari Jawa, Sulawesi, dan Kalimantan Selatan untuk mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), khususnya di Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah. (Antara)

Ntvnews.id, Tokyo - Pasukan Bela Diri Jepang (JSDF) akan mengirimkan kapal tempur dan helikopter ke Indonesia untuk menjalankan misi bantuan internasional dalam mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Kementerian Pertahanan Jepang pada Jumat, 28 Agustus 2026, menyampaikan bahwa pengerahan tersebut dilakukan berdasarkan perintah Menteri Pertahanan Shinjiro Koizumi. Kapal angkut Kunisaki yang membawa tiga helikopter angkut CH-47 akan segera berlayar menuju Indonesia.

Dalam misi bantuan tersebut, Jepang juga akan melibatkan sekitar 600 personel.

Baca JugaGempa M5,9 Guncang Jepang Timur, Sejumlah Warga Luka dan Transportasi Terganggu

Kementerian Pertahanan Jepang menyebut dukungan terhadap operasi pengendalian karhutla itu sejalan dengan kesepakatan kerja sama pertahanan antara Indonesia dan Jepang yang ditandatangani oleh kedua menteri pertahanan pada Mei 2026.

Baca Juga21.800 Rumah di Kumamoto Jepang Dilaporkan Rusak Akibat Gempa

Melalui kesepakatan tersebut, kedua negara sepakat memperkuat kerja sama, termasuk dalam bidang bantuan kemanusiaan dan penanganan bencana.

(Sumber: Antara)

HIGHLIGHT

x|close