Ntvnews.id, Moskow - Pangeran Harry dilaporkan masih menantikan permintaan maaf dari sejumlah anggota keluarga kerajaan Inggris setelah kembali ke negara tersebut. Informasi itu disampaikan Daily Mail dengan mengutip keterangan sejumlah teman sang pangeran.
Sebelumnya, The Telegraph melaporkan Pangeran Harry bersama keluarganya telah tiba di Inggris. Sejumlah media Inggris juga menyebut Harry dan istrinya, Meghan Markle, akan menetap di negara itu dalam waktu yang cukup lama.
Kepulangan mereka terjadi enam tahun setelah konflik antara pasangan tersebut dan keluarga kerajaan Inggris.
Daily Mail mencatat hubungan Pangeran Harry dengan keluarga kerajaan memburuk setelah penerbitan memoarnya berjudul "Spare" serta sejumlah wawancara yang dilakukannya di televisi.
Baca Juga: Pangeran Harry dan Meghan Markle Balik ke Kerajaan Inggris, Kenapa?
Menurut laporan tersebut, Duke of Sussex kembali ke Inggris dengan kemarahan yang masih tersisa sejak ia meninggalkan negara itu enam tahun lalu.
Surat kabar tersebut melaporkan Harry masih merasa sangat marah terhadap sejumlah anggota keluarga kerajaan dan kini menunggu mereka menyampaikan permintaan maaf.
Daily Mail juga mencatat Pangeran Harry beberapa kali menuduh orang-orang di lingkungan Raja Charles III berusaha menghalangi upayanya untuk berdamai dengan sang ayah.
Surat kabar itu melihat adanya kemiripan antara pernyataan yang disampaikan Harry dengan retorika mendiang ibunya, Putri Diana. Diana pernah menuduh sejumlah anggota keluarga kerajaan Inggris berupaya melemahkan posisinya.
Baca Juga: Kim Kardashian Hapus Foto Bareng Meghan Markle-Pangeran Harry di Pesta Ultah Kris Jenner
Sementara itu, sumber yang dikutip Daily Mail menyebut Pangeran Harry tidak memiliki rencana untuk menyampaikan permintaan maaf secara terbuka.
(Sumber: Antara)
Arsip foto - Pangeran Harry, Duke of Sussex, dan Meghan, Duchess of Sussex, meninggalkan Katedral St Paul setelah menghadiri Ibadah Syukur bagi Ratu dalam rangkaian perayaan Platinum Jubilee di London, Inggris, pada 3 Juni 2022. (Antara)