Ntvnews.id, Taheran - Iran mengklaim telah melancarkan serangan terhadap Pangkalan Udara Al Minhad yang berada di Uni Emirat Arab (UEA), Senin, 31 Agustus 2026. Serangan tersebut disebut menyasar personel militer serta helikopter milik Amerika Serikat (AS) yang berada di pangkalan tersebut.
Militer Iran menyatakan serangan dilakukan dengan mengerahkan puluhan drone serang.
"(Iran) menargetkan area-area di mana helikopter dan personel AS ditempatkan di Pangkalan Al Minhad di UEA, menggunakan puluhan drone serang," kata pihak militer, dikutip dari AFP, Selasa, 1 September 2026.
Media pemerintah Iran juga memberitakan bahwa Teheran melancarkan serangan ke Pangkalan Udara Al Minhad di UEA pada Senin pagi.
Baca Juga: Putra Netanyahu Dievakuasi dari AS ke Israel karena Ancaman Pembunuhan Iran
Menurut militer Iran, aksi tersebut merupakan serangan balasan atas serangan AS yang terjadi di Pulau Larak, Selat Hormuz.
Iran menyebut serangan balasan itu berkaitan dengan tewasnya sejumlah anggota Garda Revolusi Iran serta warga sipil Iran di Pulau Larak. Informasi tersebut dilaporkan oleh The Jerusalem Post.
Sementara itu, pemerintah UEA hingga kini belum memberikan tanggapan secara langsung mengenai klaim Iran terkait serangan ke Pangkalan Udara Al Minhad.
Kementerian Pertahanan UEA juga belum menyampaikan pernyataan resmi mengenai insiden tersebut, sebagaimana dilaporkan Reuters.
Arsip Foto - Bendera Iran terlihat di markas besar PBB di New York, AS, Rabu (8/1/2020). ANTARA/Xinhua/Li Muzi/am. (Antara)