Ntvnews.id, Jakarta - Sebuah akun Facebook dengan lebih dari 3.000 pengikut menyebarkan informasi mengenai rencana penutupan ratusan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) pada akhir 2026.
Informasi tersebut dibagikan melalui video berdurasi 12 detik. Dalam video itu disebutkan Presiden Prabowo Subianto akan menutup 800 BUMN pada akhir 2026.
Dana yang diperoleh dari penutupan tersebut juga diklaim akan dialihkan untuk membiayai program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Berikut isi klaim yang beredar:
"PRABOWO: 800 BUMN AKAN DI TUTUP DI AKHIR TAHUN 2026 DEMI MBG? karena banyak BUMN yang menjadi sarang/sumber korupsi sehingga dialihkan dananya untuk MBG,".
Lalu, benarkah Prabowo akan menutup ratusan BUMN untuk membiayai MBG?
Tangkapan layar narasi hoaks di media sosial yang menyatakan Prabowo tutup ratusan BUMN untuk danai MBG (Facebook) (Antara)
Penjelasan:
Isu mengenai pengurangan jumlah BUMN memang pernah disampaikan Presiden Prabowo dalam pidatonya pada penutupan Muktamar Ke-35 NU di Jombang, Jawa Timur, Senin, 31 Agustus 2026.
Dalam pidatonya, Prabowo menyampaikan bahwa pemerintah melakukan pengurangan terhadap sejumlah BUMN yang dinilai tidak memiliki kinerja bisnis yang baik. Namun, informasi tersebut berbeda dengan klaim yang beredar di media sosial.
Prabowo menyebut pemerintah telah menutup 290 BUMN yang tidak menguntungkan dan mengalami kerugian.
"Dalam kurang dua tahun pemerintah yang saya pimpin, kita telah menutup 290 BUMN yang tidak menguntungkan, yang tidak punya kinerja baik, yang rugi kita tutup 290 BUMN," kata Prabowo.
Presiden menjelaskan langkah tersebut menghasilkan penghematan sebesar Rp50 triliun bagi pemerintah.
Akan tetapi, Prabowo tidak mengatakan bahwa penghematan Rp50 triliun tersebut secara khusus akan digunakan untuk membiayai operasional MBG.
Prabowo menyampaikan bahwa dana hasil penghematan itu akan dialihkan untuk kepentingan masyarakat melalui berbagai program pemerintah.
"Uang inilah yang kita alihkan, yang kita gelontorkan sebesar-besarnya untuk rakyat," kata Prabowo.
Kesimpulan:
Klaim yang menyebut Presiden Prabowo akan menutup 800 BUMN pada akhir 2026 untuk mengalihkan dananya secara khusus ke program Makan Bergizi Gratis (MBG) adalah tidak benar.
Pemerintah memang telah menutup sejumlah BUMN yang dinilai tidak menguntungkan. Prabowo menyebut sebanyak 290 BUMN telah ditutup dan langkah tersebut menghasilkan penghematan Rp50 triliun.
Namun, tidak ada pernyataan resmi dari Prabowo yang menyebut dana penghematan tersebut secara khusus digunakan untuk membiayai MBG. Dana tersebut disebut akan dialihkan untuk kepentingan masyarakat melalui berbagai program pemerintah.
Klaim: Prabowo tutup ratusan BUMN untuk danai MBG
Rating: Hoaks
(Sumber: Antara)
Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas mengenai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Makan Bergizi Gratis (MBG) di Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Rabu, 15 Juli 2026. (Antara)