Ntvnews.id, Jakarta -Menteri Angkatan Darat (AD) Amerika Serikat Dan Driscoll mengajukan pengunduran diri kepada Presiden Donald Trump.
Langkah ini diambil menyusul ketegangan yang berlangsung selama berbulan-bulan dengan Menteri Perang AS Pete Hegseth, sebagaimana dilaporkan oleh Wall Street Journal (WSJ) pada Senin (31/8).
Menurut laporan tersebut, Driscoll diperkirakan bakal meninggalkan Pentagon dalam beberapa hari mendatang.
Keputusan mundur ini dipicu oleh perbedaan pendapat antara Driscoll dan Hegseth terkait arah kebijakan angkatan darat serta kebijakan pencopotan sejumlah perwira tinggi di tubuh AD.
Sejak memangku jabatan, Hegseth tercatat memimpin gelombang pembersihan besar-besaran terhadap para petinggi militer hingga pejabat sipil di lingkungan Departemen Perang AS.
Presiden AS Donald Trump menggelar konferensi pers di Kompleks Kepresidenan sebagai bagian dari KTT NATO ke-36 para Kepala Negara dan Pemerintahan di Ankara, Turkiye, pada 8 Juli 2026 (Antara) Salah satu keputusan krusial terjadi pada April lalu, ketika Hegseth meminta Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal Randy George untuk segera mengundurkan diri dan pensiun tanpa memberikan alasan secara terbuka.
Padahal, George merupakan jenderal dengan pangkat tertinggi di Angkatan Darat AS saat itu. Hingga kini, Presiden Trump belum mencalonkan pejabat definitif untuk mengisi posisi yang ditinggalkan George.
Untuk mengisi kekosongan kepemimpinan usai pencopotan tersebut, Jenderal Christopher LaNeve yang merupakan mantan ajudan militer senior Hegseth ditunjuk sebagai pelaksana tugas (Plt.) kepala staf Angkatan Darat AS.
(Sumber: Antara)
Menteri Angkatan Darat Dan Driscoll memberikan kesaksian dalam sidang dengar pendapat anggaran Departemen Pertahanan yang digelar oleh Subkomite Anggaran Pertahanan dari Komite Alokasi Senat di Gedung Kantor Senat Dirksen, Washington, DC, pada 19 Mei 2026. (Antara)