BPJS Kesehatan Dukung SATUSEHAT RME untuk Pembiayaan Berbasis Nilai

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 1 Sep 2026, 21:45
thumbnail-author
Naila Fadhilah
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
BPJS Kesehatan: SATUSEHAT RME perkuat pembiayaan berbasis nilai Direktur Utama BPJS Kesehatan Prihati Pujowaskito di Jakarta, Selasa (1/9/2026) BPJS Kesehatan: SATUSEHAT RME perkuat pembiayaan berbasis nilai Direktur Utama BPJS Kesehatan Prihati Pujowaskito di Jakarta, Selasa (1/9/2026) (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta -Peluncuran ekosistem SATUSEHAT Rekam Medis Elektronik (RME) mendapat sambutan positif dari BPJS Kesehatan lantaran dinilai mampu memperkuat pembiayaan kesehatan berbasis nilai. Lembaga tersebut turut mendukung integrasi sistem anyar ini dengan aplikasi Mobile JKN guna mendorong proses klaim yang lebih efisien.

"Ini mendukung proses pelayanan kesehatan yang berkualitas. Sehingga peserta yang berobat itu tidak perlu mengulang-ulang pemeriksaan, sehingga diagnosis segera bisa langsung ditentukan, dan yang paling penting proses pembiayaan yang diklaimkan rumah sakit kepada BPJS jadi lebih mudah," kata Direktur Utama BPJS Kesehatan Prihati Pujowaskito.

Dalam acara peluncuran SATUSEHAT RME di Jakarta, Selasa, 1 September 2026, Prihati menyampaikan bahwa kerja sama terintegrasi yang terjalin saat ini sudah mencakup 3.200 rumah sakit dan 23 ribu klinik.

Selama ini, proses administrasi klaim kerap membentur tantangan teknis, seperti berkas klaim dari fasilitas kesehatan yang kerap dikirimkan dalam format PDF.
 

"Jadi kita punya alat untuk membaca PDF itu kemudian masuk ke dalam sistem financing platform kita. Dengan peluncuran RME ini, kami langsung sepakat untuk bergabung bersama-sama dengan Satu Sehat untuk bisa BPJS ikut membaca RME elektronik ini sebagai bagian daripada proses klaim," ujarnya.

Mengenai skema pembiayaan berbasis nilai, Prihati menilai pembiayaan kesehatan nasional sejauh ini masih cenderung berbasis volume akibat belum adanya penyelarasan sistem remunerasi secara nasional.
 

Kehadiran SATUSEHAT RME dipandang mampu menyajikan gambaran alur klinis secara komprehensif, mulai dari durasi perawatan pasien, hasil tindakan medis, keterlibatan tenaga profesional, hingga perincian biaya. Elemen-elemen ini dapat menjadi acuan bersama untuk mengukur ketepatan penanganan medis sekaligus efisiensi pembiayaan.

Pengelolaan RME yang terorganisasi secara optimal diyakini sanggup menyuplai data yang solid demi mendukung layanan berbasis nilai.
 
"Kita menyambut baik peluncuran rekam medis elektronik ini dan sangat mendukung integrasinya dengan Mobile JKN BPJS. Saat ini, pengguna Mobile JKN telah mencapai 64 juta peserta, sehingga jika terhubung dengan SATUSEHAT, ini akan menjadi pelengkap data kesehatan pribadi peserta," ujarnya.
 
(Sumber: Antara)
 

HIGHLIGHT

x|close