Kalung Berlian Bersejarah Senilai Rp71 Miliar Dicuri dari Museum

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 2 Sep 2026, 08:47
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Adiantoro
Editor
Bagikan
Ilustrasi pencuri Ilustrasi pencuri (Pixabay)

Ntvnews.id, Wina - Kalung mewah yang dihiasi 673 berlian dan pernah menjadi bagian dari koleksi keluarga kerajaan Mesir dilaporkan hilang setelah dicuri dari Museum Seni Terapan (MAK) di Wina, Austria. Polisi setempat langsung melakukan penyelidikan untuk memburu pelaku pencurian tersebut.

Dilansir dari The Guardian, Rabu, 2 September 2026, aparat Austria menduga aksi pencurian dilakukan oleh dua pria. Barang yang menjadi sasaran merupakan kalung berbahan platinum dengan berat 200 karat yang dihiasi 673 berlian.

Perhiasan bernilai sejarah tersebut sebelumnya dipinjamkan untuk dipamerkan di museum di Wina. Kalung itu diketahui memiliki kaitan dengan keluarga kerajaan Mesir.

Kepolisian Wina kemudian menyebarkan foto dua pria yang diduga sebagai pelaku berdasarkan rekaman kamera pengawas di area MAK. Dalam rekaman tersebut, kedua pria terlihat tidak menggunakan penutup wajah.

Keduanya diketahui membeli tiket untuk memasuki area pameran. Saat museum masih beroperasi pada Kamis siang, mereka kemudian memecahkan kaca etalase menggunakan palu dan mengambil kalung berlian sebelum melarikan diri.

"Para pelaku melarikan diri dengan perhiasan tersebut ke arah yang tidak diketahui," pernyataan kepolisian.

Setelah kejadian, polisi melakukan pencarian di berbagai kawasan pusat kota Wina. Anjing pelacak juga dikerahkan untuk membantu menemukan jejak para tersangka.

Baca Juga: Miris, Kalung Emas Rp82 Juta Milik Turis Belanda Digondol Waria

Surat kabar Kronen melaporkan bahwa penyidik menduga kedua pelaku menjalankan "pekerjaan kontrak" untuk sebuah kelompok kriminal.

Pihak MAK menjelaskan, kalung tersebut merupakan salah satu koleksi dalam pameran perhiasan yang telah berlangsung sejak Juni. Pameran itu menampilkan lebih dari 300 karya rancangan rumah perhiasan asal Prancis, Van Cleef & Arpels.

Tidak ada korban luka dalam aksi tersebut, meski sejumlah pengunjung dan saksi berada di dalam ruangan ketika pencurian berlangsung.

Kalung yang dicuri tersebut memiliki nilai sejarah yang tinggi, bukan hanya karena jumlah berlian yang menghiasinya. Berdasarkan dokumentasi pameran, perhiasan itu pernah dimiliki Permaisuri Nazli dari Mesir.

Nazli diketahui mengenakan kalung tersebut ketika menghadiri pernikahan putrinya, Fawzia, dengan Putra Mahkota Iran Mohammad Reza Pahlavi pada 1939. Mohammad Reza Pahlavi kemudian menjadi Shah Iran.

Kalung tersebut kemudian dilelang oleh Sotheby's di New York pada 2015. Saat itu, perhiasan tersebut terjual dengan harga USD4,3 juta atau sekitar Rp71 miliar.

MAK sebelumnya menghadirkan sekitar 200 benda langka dan unik dalam pameran tersebut. Koleksi itu berasal dari museum serta karya-karya yang menggambarkan perjalanan 120 tahun rumah perhiasan Van Cleef & Arpels di Paris.

Pencurian tersebut berdampak langsung terhadap kegiatan museum. Tur berpemandu yang semula dijadwalkan berlangsung pada Jumat sore dibatalkan. Pameran yang seharusnya berlangsung hingga 27 September juga ditutup sementara akibat insiden tersebut.

HIGHLIGHT

x|close