Ntvnews.id, London - Sebanyak 27 pengunjung taman hiburan harus menjalani situasi menegangkan setelah terjebak di wahana roller coaster selama hingga tiga jam. Mereka akhirnya berhasil dievakuasi oleh petugas pemadam kebakaran tanpa mengalami cedera.
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Suffolk menerima laporan mengenai insiden di wahana Wipeout, Pleasurewood Hills, Lowestoft, Inggris, pada pukul 13.36 waktu setempat.
Dilanir dari BBC, Rabu, 2 September 2026, seorang saksi mata menduga gangguan tersebut terjadi akibat pemadaman listrik yang turut berdampak pada sejumlah wahana lain di taman hiburan tersebut.
Video yang beredar memperlihatkan gerbong roller coaster berhenti sekitar 15 meter di atas permukaan tanah. Para penumpang pun harus menunggu dalam posisi tersebut sebelum proses evakuasi dilakukan.
Pihak Pleasurewood Hills menyampaikan apresiasi kepada para pengunjung yang tetap tenang selama kejadian, serta kepada keluarga mereka atas pengertian dan kesabaran yang diberikan.
"Kami memahami bahwa terjebak di wahana bukanlah sesuatu yang diharapkan siapa pun saat mengunjungi kami," kata mereka dalam sebuah pernyataan.
Baca Juga: Pria Tewas Usai Naik Roller Coaster, Apa Penyebabnya?
Salah seorang pengunjung, Richard Lines, mengaku berada di wahana lain yang lokasinya berdekatan dengan Wipeout ketika gangguan terjadi. Ia mengatakan pemadaman listrik tampaknya memengaruhi beberapa wahana di taman tersebut.
Lines kemudian melihat seorang petugas berusaha memperbaiki Wipeout. Setelah itu, gerbong kembali bergerak, tetapi hanya beberapa saat sebelum bergerak perlahan maju dan mundur hingga akhirnya kembali berhenti.
Menurut Lines, petugas pemadam kebakaran menggunakan tangga udara untuk mengevakuasi para penumpang secara bertahap.
"Anda merasa kasihan pada mereka yang berada di depan atau di belakang yang berada di sana selama tiga jam penuh," ujarnya.
Petugas pemadam kebakaran memastikan seluruh 27 orang yang berada di dalam wahana berhasil diselamatkan. Tidak ada penumpang yang mengalami luka akibat insiden tersebut.
Kejadian itu berlangsung pada Bank Holiday Monday, yang sekaligus menjadi hari terakhir musim panas bagi taman hiburan tersebut. Pada hari tersebut, Pleasurewood Hills memperpanjang waktu operasionalnya.
Wipeout Pernah Alami Gangguan
Wipeout mulai beroperasi sebagai wahana taman hiburan pada 2007. Ketika pertama kali diperkenalkan, wahana tersebut disebut sebagai salah satu roller coaster tertinggi, tercepat, dan paling ekstrem di kawasan East Anglia.
Berdasarkan informasi di situs resminya, Wipeout menjalani renovasi senilai 1 juta euro pada musim dingin 2024–2025. Pembaruan tersebut antara lain mencakup pemasangan rangkaian kereta baru dengan palang pengaman di bagian pinggang yang dirancang untuk meningkatkan kenyamanan dan keselamatan penumpang.
Pada 2017, seorang pria juga pernah dievakuasi dari wahana tersebut setelah terjadi kerusakan.
Pleasurewood Hills menegaskan bahwa keselamatan dan kesejahteraan pengunjung merupakan prioritas utama mereka. Pengelola menyampaikan permintaan maaf kepada para pengunjung yang terdampak insiden dan berencana memberikan tiket gratis sebagai bentuk kompensasi.
Wahana Halilintar (Roller Coaster) di Kawasan Harjamukti Cimanggis. (Instagram/@depok24jam)